Liga Inggris: Tertinggal 10 Poin, Manchester United Kemungkinan Zonk Lagi Musim Ini

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Kemenangan 3-1 yang diraih Manchester City kala bertandang ke markas Everton pada laga tunda pekan ke-16 Premier League, Kamis (18/2/2021) dini hari WIB, memberikan jarak yang kini makin besar dengan rival terdekatnya, Manchester United. Kondisi itu membuat The Red Devils diragukan bisa mewujudkan target untuk menjadi juara Premier League musim ini.

Manchester City melanjutkan tren positif mereka dengan mencatatkan kemenangan di Goodison Park. Gol yang dicetak Phil Foden, Riyad Mahrez, dan Bernardo Silva, mengantarkan The Citizens kian kukuh di puncak klasemen Premier League dengan 56 poin dari 24 laga.

Kemenangan ini meneruskan tren tanpa terkalahkan yang diraih Manchester City sejak kemenangan telak 5-0 atas Burnley pada akhir November 2020. Sejak saat itu, The Citizens belum lagi mengalami kekalahan dalam 16 laga yang dilewati di Premier League.

Tak hanya itu, ini merupakan kemenangan ke-12 secara beruntun yang diraih tim asuhan Pep Guardiola itu di Premier League. Dan kini menatap 14 laga terakhir Premier League, dimulai dengan menghadapi Arsenal pada pekan ke-25 Premier League, Minggu (21/2/2021).

Tertinggal 10 poin dari Manchester City, bukan berarti Manchester United sudah kehabisan peluang untuk bisa menjadi juara. Dengan hanya terpaut 10 poin, artinya secara matematika Manchester United baru gagal menjadi juara pada laga pekan ke-34, yang artinya masih cukup lama.

Bahkan Manchester United masih punya peluang untuk bisa memperkecil kembali selisih poin mereka. Peluang itu akan datang pada laga pekan ke-27, di mana The Red Devils akan bertandang ke markas Manchester City pada 6 Maret 2021.

Kemenangan tentu akan memberikan peluang bagi Manchester United untuk bisa tetap menjadi kandidat juara pada akhir musim. Namun, tentu saja hal tersebut tidak akan mudah bagi The Red Devils.

Manchester United yang tampil kurang konsisten di Premier League diragukan bisa meraih kemenangan di markas Manchester City, yang dalam 16 pertandingan terakhir di Premier League tak tersentuh kekalahan, bahkan selalu menang dalam 12 laga terakhir.

Harus Kembali Konsisten

Manajer tim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer (tengah) menyalami para pemainnya usai berakhirnya laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 pekan ke-16 melawan Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Selasa (29/12/2020). Manchester United menang 1-0 atas Wolverhampton. (AFP/Laurence Griffiths/Pool)
Manajer tim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer (tengah) menyalami para pemainnya usai berakhirnya laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 pekan ke-16 melawan Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Selasa (29/12/2020). Manchester United menang 1-0 atas Wolverhampton. (AFP/Laurence Griffiths/Pool)

Satu syarat yang perlu dijalani oleh Manchester United untuk bisa kembali jadi kandidat juara adalah dengan meraih poin maksimal dalam 14 laga terakhir musim ini. Setidaknya, Manchester United jangan sampai tersentuh kekalahan lagi mulai dari laga kontra Newcastle United di Old Trafford pada pekan ke-25.

Manchester United pernah tampil konsisten dengan tidak tersentuh kekalahan mulai dari pekan kedelapan, di mana The Red Devils menang 3-1 atas Everton di Goodison Park, hingga pekan ke-18, di mana Manchester United menang 2-1 atas Fulham di Craven Cottage.

Jika mampu mengulang tren tersebut, Manchester United tentu bisa menjaga jarak, bahkan memperkecil selisih, dan bukan tidak mungkin menyusul Manchester City untuk meraih gelar juara. Selain itu, Manchester United tentu harus memastikan kemenangan ketika bertandang ke markas Manchester City pada pekan ke-27 nanti.

Jika tidak, Manchester United tampaknya kembali harus memupus harapan untuk bisa menjadi juara Premier League dan melanjutkan tren negatif tidak pernah juara di kasta tertinggi sepak bola Inggris itu sejak kepergian Sir Alex Ferguson.

Video