Liga Inggris: Thomas Tuchel Dipecat, Tangan Besi Todd Boehly di Chelsea Lebih Parah ketimbang Roman Abramovich

Bola.com, London - Tangan besi Todd Boehly di Chelsea lebih parah ketimbang Roman Abramovich. Pria asal Amerika Serikat itu baru saja memecat Thomas Tuchel sebagai pelatih.

Chelsea memutuskan untuk memberhentikan Thomas Tuchel pada Rabu (7/9/2022) atau sehari setelah kekalahan dari Dinamo Zagreb di Liga Champions 2022/2023.

Tim berjulukan The Blues itu secara mengejutkan takluk 0-1 dari Dinamo Zagreb dalam partai pertama Grup E Liga Champions di Stadion Maksimir, Zagreb.

Todd Boehly praktis hanya memberikan kesempatan selama tiga bulan lebih untuk Thomas Tuchel sebelum mendepaknya dari kursi manajer Chelsea.

Habis Kesabaran

Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, gagal menghindarkan timnya dari kekalahan 2-4 kontra Arsenal pada laga tunda pekan ke-25 Premier League, Kamis (21/4/2022) dini hari WIB. (AP Photo/Frank Augstein)
Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, gagal menghindarkan timnya dari kekalahan 2-4 kontra Arsenal pada laga tunda pekan ke-25 Premier League, Kamis (21/4/2022) dini hari WIB. (AP Photo/Frank Augstein)

Todd Boehly baru saja mengakuisisi Chelsea dari Roman Abramovic pada akhir Mei 2022.

Roman Abramovic terpaksa menjual Chelsea buntut sanksi transfer dari UEFA karena invasi negaranya, Rusia ke Ukraina.

Lelaki berusia 48 tahun itu sudah habis kesabaran dengan Thomas Tuchel yang baru memimpin Chelsea dalam enam partai Premier League dan satu laga Liga Champions musim ini.

Performa Chelsea memang masih angin-anginan di Premier League. The Blues hanya mampu menduduki peringkat keenam dengan sepuluh poin.

Chelsea Sudah Jor-joran

<p>Mason Mount bisa dibilang menjadi salah satu pemain terbaik Chelsea pada musim ini. Penampilannya yang konsisten ditambah fleksibilitas sebagai pemain tengah, membuatnya menjadi pilihan utama Thomas Tuchel. Ia juga mampu&nbsp;berada di puncak daftar untuk sejumlah statistik Chelsea musim ini, termasuk gol terbanyak (10) dan assist terbanyak (15). Sejauh ini, Mount telah mencatatkan&nbsp;48 penampilan di semua kompetisi dengan 3.377 bagamenit bermain. (AFP/Oli Scarff)</p>

Mason Mount bisa dibilang menjadi salah satu pemain terbaik Chelsea pada musim ini. Penampilannya yang konsisten ditambah fleksibilitas sebagai pemain tengah, membuatnya menjadi pilihan utama Thomas Tuchel. Ia juga mampu berada di puncak daftar untuk sejumlah statistik Chelsea musim ini, termasuk gol terbanyak (10) dan assist terbanyak (15). Sejauh ini, Mount telah mencatatkan 48 penampilan di semua kompetisi dengan 3.377 bagamenit bermain. (AFP/Oli Scarff)

Padahal, Chelsea menjadi tim Premier League terboros di bursa transfer musim panas. The Blues ditaksir menghabiskan 281 juta euro atau setara dengan Rp4,1 triliun untuk membeli pemain.

Selama 19 tahun menjadi bos Chelsea pada 2003-2022, Roman Abramovich pernah 13 kali mengganti manajer di Stamford Bridge.

Artinya, Roman Abramovich rata-rata memberikan kesempatan sekitar 1,4 tahun bagi pelatih untuk memoles Chelsea.

Thomas Tuchel Persembahkan 3 Gelar untuk Chelsea

Rekor pelatih yang paling singkat menangani Chelsea adalah Guus Hiddik selama empat bulan lebih pada Februari-Juni 2009, masih lebih lama daripada umur Thomas Tuchel di era Todd Boehly.

Thomas Tuchel menjadi manajer Chelsea sejak Januari 2021. Kala itu, statusnya adalah pelatih sementara hingga akhir musim untuk menggantikan Frank Lampard.

Namun, status Thomas Tuchel berubah sebagai manajer permanen berkat persembahan tiga gelar untuk Chelsea yang terdiri dari Liga Champions 2020/2021, Piala Super Eropa 2021, dan Piala Dunia Antarklub pada musim yang sama.

Posisi Chelsea di Premier League