Liga Italia: Bantah Remehkan Lille, Pelatih AC Milan Susun Lagi Kekuatan Baru

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Awal musim tak terkalahkan AC Milan akhirnya berakhir. Klub raksasa Liga Italia ini telah menjalani 24 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi sejak musim lalu, dengan catatan menang 19 kali dan 5 kali seri.

Rekor AC Milan itu dinodai Lille di ajang Liga Europa, Jumat lalu. Sekarang, Rossoneri perlu menyusun kembali sebelum pertandingan pekan depan, termasuk laga di Liga Italia.

Seperti diketahui, AC Milan tumbang saat menjamu Lille di San Siro, Jumat (6/11/2020) dini hari WIB, di matchday 3 Liga Europa. Bermain di kandang sendiri, Rossoneri kalah telak dengan skor 0-3.

Usai pertandingan, pelatih AC Milan Stefano Pioli menolak klaim bahwa timnya meremehkan Lille. Dia yakin mereka akan belajar dari kekalahan yang memalukan itu.

“Kami mengevaluasi positif dan negatif, seperti biasa. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, kami memiliki lebih banyak hal negatif daripada positif untuk dilihat," kata pelatih AC Milan itu, seperti dikutip dari Football Italia.

Harus Belajar

Pemain Lille, Jonathan David menembak bola ke arah gawang yang di jaga kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma  pada pertandingan grup H Liga Europa di Stadion San Siro, di Milan, Italia, Kamis (5/11/2020). Lille menang telak atas AC Milan 3-0. (AP Photo/Luca Bruno)
Pemain Lille, Jonathan David menembak bola ke arah gawang yang di jaga kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma pada pertandingan grup H Liga Europa di Stadion San Siro, di Milan, Italia, Kamis (5/11/2020). Lille menang telak atas AC Milan 3-0. (AP Photo/Luca Bruno)

"Kami bukan diri kami sendiri dan membuat kesalahan di pertandingan yang salah , karena Lille adalah tim yang akan memanfaatkan kesalahan-kesalahan itu," ujar Pioli.

”Saya adalah pelatih tim ini, saya mengalami peningkatan untuk pertandingan ini dan saya dapat meyakinkan Anda bahwa kami tidak meremehkan siapa pun. Kami juga tidak melupakan sikap yang benar. Ini hanya hari libur dan kami akan belajar darinya."

Pengingat

Bek AC Milan, Theo Hernandez berusaha merebut bola pemain Lille, Jonathan Ikone pada pertandingan H Liga Europa di Stadion San Siro, di Milan, Italia, Kamis (5/11/2020). Lille menang telak atas AC Milan 3-0. (AP Photo/Luca Bruno)
Bek AC Milan, Theo Hernandez berusaha merebut bola pemain Lille, Jonathan Ikone pada pertandingan H Liga Europa di Stadion San Siro, di Milan, Italia, Kamis (5/11/2020). Lille menang telak atas AC Milan 3-0. (AP Photo/Luca Bruno)

Memang, Milan harus banyak belajar tetapi tidak dapat disangkal fakta bahwa mereka sangat bagus musim ini. Terserah Pioli untuk melihat bahwa timnya tidak membiarkan kekalahan ini bisa membuat performa pasukannya menurun.

Rossoneri telah menjadi salah satu tim paling menarik di Eropa musim ini dan saat ini duduk di puncak klasemen Serie A. Namun, penampilan mereka melawan Lille adalah pengingat tepat waktu akan pekerjaan yang masih harus dilakukan di San Siro.

Gagal

Penyerang AC Milan,  Rafael Leao menendang bola dari kawalan bek Lille, Sven Botman  pada pertandingan H Liga Europa di Stadion San Siro, di Milan, Italia, Kamis (5/11/2020). Lille menang telak atas AC Milan 3-0. (AP Photo/Luca Bruno)
Penyerang AC Milan, Rafael Leao menendang bola dari kawalan bek Lille, Sven Botman pada pertandingan H Liga Europa di Stadion San Siro, di Milan, Italia, Kamis (5/11/2020). Lille menang telak atas AC Milan 3-0. (AP Photo/Luca Bruno)

Milan telah berkembang pesat di bawah Pioli dan memiliki skuad muda yang terus membuat kemajuan setiap minggunya. Namun, mereka harus konsisten jika ingin kembali ke puncak sepakbola Eropa.

Pada laga kontra Lille, Pioli menetapkan skuad yang kuat seperti Simon Kjaer, Theo Hernandez, Franck Kessie, dan Zlatan Ibrahimovic, tetapi para pemain gagal untuk muncul.

Tak Boleh Panik

Tim terus berjuang setelah menemukan diri mereka tertinggal pada menit ke-22, setelah penalti yang dikonversi dengan baik oleh Yusuf Yazici. Namun, Milan tampaknya menyerah setelah Yazici menggandakan keunggulan Lille di awal babak kedua.

Tim Ligue 1 memastikan kemenangan besar ketika striker Turki itu melengkapi hat-tricknya dengan satu gol yang diambil dengan baik pada menit ke-58. Belum ada alasan untuk panik, karena ini adalah kekalahan pertama Milan sejak Maret.

Simak Video Menarik Berikut Ini