Liga Italia: Benevento Hadapi AC Milan, Pippo Inzaghi Terbelah Antara Cinta dan Profesionalisme

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Antara cinta dan profesionalisme. Dua hal tersebut saat ini sedang ada di dalam pikiran Filippo 'Pippo' Inzaghi.

Maklum tim asuhannya, Benevento harus melawan klub yang begitu ia cintai, AC Milan pada laga lanjutan Liga Italia 2020/2021, Senin (03/01/2021) dini hari WIB.

Jika diibaratkan, DNA AC Milan begitu kental ada di darah seorang Pippo Inzaghi. Dia memperkuat I Rossoneri sebagai pemain kurun waktu 2001-2012. Kakak dari Simone Inzaghi itu bahkan pernah melatih AC Milan pada tahun 2014-2015.

Kini perlahan karier kepelatihan Pippo Inzaghi mulai bersinar. Dia membawa Benevento juara Serie B musim lalu. Dan musim ini, ia juga membawa tim promosi ini tampil solid.

Pippo Inzaghi pun mendeskripsikan harus melawan AC Milan sama seperti ketika harus menghadapi Lazio yang dilatih Simone Inzaghi. Dia merasa sangat emosional.

"Ini terasa seperti pertandingan melawan Lazio, ketika saya melawan saudara saya Simone. Itu adalah pengalaman yang sulit, tetapi juga sangat emosional, sulit untuk dijelaskan," kata Pippo Inzaghi pada sesi konferensi pers.

"Semua orang tahu betapa saya mencintai Milan dan saya pikir sentimen itu sama dengan fans Rossoneri. Seperti yang kami katakan dalam situasi ini, kami akan menjadi rival selama 90 menit dan setelah itu saya bisa kembali menjadi fans nomor satu AC Milan," lanjutnya.

Modal Bagus

Pemain Benevento, Pasquale Schiattarella, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Lazio pada laga Liga Italia di Stadion Vigorito, Rabu (16/12/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)
Pemain Benevento, Pasquale Schiattarella, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Lazio pada laga Liga Italia di Stadion Vigorito, Rabu (16/12/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)

Benevento sendiri bersua AC Milan dengan modal baik. Dua laga terakhir, Pippo Inzaghi bisa membawa tim asuhannya meraih kemenangan atas Genoa dan Udinese.

Namun ia mengingatkan AC Milan adalah tim yang tidak tersentuh kekalahan sejak Mei 2020. Alhasil meski I Rossoneri bermain tanpa banyak pemain pilar akibat cedera, Pippo Inzaghi menilai lawannya punya skuad yang dalam.

"Jika kami membaca nama-nama pemain pengganti yang mungkin akan turun bertanding, kami hampir tidak dapat menyebut ini sebagai keuntungan buat Benevento," kata Inzaghi.

"Secara teori, kami memiliki peluang yang sangat kecil untuk mendapatkan hasil positif dan ini adalah salah satu pertandingan terberat yang akan kami hadapi musim ini," tambahnya.

Sumber: Football Italia

Saksikan Video Pilihan Kami: