Liga Italia: Beruntungnya AC Milan, Rafael Leao Dianggap Setara dengan Kylian Mbappe

Bola.com, Jakarta - AC Milan cukup beruntung mempunyai sosok penyerang penuh potensi, Rafael Leao. Pemain asal Portugal itu bakal kembali menjadi sosok kunci Rossoneri dalam kampanye mempertahankan gelar juara Serie A musim 2022/2023.

Rafael Leao menunjukkan performa gemilang pada musim lalu. Ia adalah pemain kunci yang membawa AC Milan meraih gelar scudetto. Leao mencetak 11 gol dan delapan assist dan menjadi Pemain Terbaik Serie A musim lalu.

Leao sempat menjadi incaran banyak klub usai performa apiknya. Namun, Milan tidak ingin melepasnya dan Leao tidak ingin pergi dari Milan. Jadi, kolaborasi Milan dan Leao bakal berlanjut musim 2022/2023.

Pemain Kunci

<p>Leao yang menjadi penentu kemenangan Milan lewat golnya di menit-menit akhir babak kedua pantas disebut sebagai pahlawan Rossoneri pada laga ini.&nbsp;(AFP/Tiziana Fabi)</p>

Leao yang menjadi penentu kemenangan Milan lewat golnya di menit-menit akhir babak kedua pantas disebut sebagai pahlawan Rossoneri pada laga ini. (AFP/Tiziana Fabi)

Leao diprediksi akan kembali menjadi pemain kunci Milan. Hal itu diutarakan oleh rekan setim Leao, Alessandro Florenzi memberikan sebuah pesan penting bagi pemain 23 tahun tersebut.

Alessandro Florenzi sangat yakin dengan talenta rekan satu timnya di AC Milan, Rafael Leao. Menurut Florenzi, jika Leao tidak terlalu berambisi menggiring bola, dia bisa menjadi seperti Kylian Mbappe.

Bisa Jadi Mbappe

Di babak kedua AC Milan mampu memecah kebuntuan dengan mencetak gol pertama di menit ke-56 lewat Rafael Leao usai menerima umpan lambung Junior Messias. (AP/Antonio Calanni)
Di babak kedua AC Milan mampu memecah kebuntuan dengan mencetak gol pertama di menit ke-56 lewat Rafael Leao usai menerima umpan lambung Junior Messias. (AP/Antonio Calanni)

Rafael Leao dikenal dengan gaya bermain yang enerjik. Leao punya kemampuan dribel dan satu lawan satu yang bagus. Dia bisa melewati lawan dengan mudah. Nah, pada titik itulah Florenzi memberikan kritik kepada pemain asal Portugal tersebut.

"Leao harus mengambil langkah maju dalam hal cara berpikir, tetapi bukan berarti dia tidak punya. Saya bicara tentang hal lain, keinginan untuk fokus ke permainan, bukan menggiring bola," buka Florenzi.

Teringat Mbappe

Kylian Mbappe meraih penghargaan Golden Boy pada tahun 2017 saat mencuat bersama Monaco. Bakatnya terus berkembang usai dirinya bergabung bersama PSG. Mbappe juga sukses mengantarkan Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 sekaligus mencetak gol di partai final. (AFP/Franck Fife)
Kylian Mbappe meraih penghargaan Golden Boy pada tahun 2017 saat mencuat bersama Monaco. Bakatnya terus berkembang usai dirinya bergabung bersama PSG. Mbappe juga sukses mengantarkan Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 sekaligus mencetak gol di partai final. (AFP/Franck Fife)

Florenzi kenal baik dengan Mbappe. Sebab, eks pemain AS Roma itu pernah bermain untuk PSG bersama Mbappe. Selama ini, Mbappe punya rekor gol yang mentereng bersama PSG di Ligue 1. Gelar top skor adalah hal wajar bagi Mbappe.

"Dia tidak memilikinya dan itu hanya masalah kecil karena dia punya segalanya. Saya melihat Mbappe pada diri Leao. Mbappe tidak pernah membuat kesalahan di depan gawang," tegas Florenzi.

Pemimpin di Skuad Milan

AC Milan berhasil mengunci titel juara Serie A musim ini setelah meraih kemenangan besar atas Sassuolo dengan tiga gol tanpa balas. (AFP/Filippo Monteforte)
AC Milan berhasil mengunci titel juara Serie A musim ini setelah meraih kemenangan besar atas Sassuolo dengan tiga gol tanpa balas. (AFP/Filippo Monteforte)

Milan dihuni banyak pemain muda. Akan tetapi, kata Florenzi, Milan juga punya pemain dengan mentalitas pemimpin yang sangat penting bagi tim. Jadi, Milan punya kombinasi skuad yang bagus.

"David Calabria adalah seorang kapten yang membuat dirinya tersedia dan mendengarkan. Sosok yang seimbang, yang berbicara pada waktu yang tepat. Namun, ada banyak kapten di sini: Ibrahimovic, Simon Kjaer, saya, bahkan Mike Maignan," kata Florenzi.

Florenzi bukan asal-asalan mengklaim dirinya sebagai pemimpin di ruang ganti Milan. Florenzi punya jam terbang yang banyak, baik pada level klub maupun Timnas. Florenzi pernah jadi kapten di AS Roma.

Sumber: MilanNews

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 6/8/2022)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel