Liga Italia: Cara Menang Juventus atas AS Roma Bisa Memperpendek Usia Asisten Pelatihnya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Juventus meraih kemenangan secara dramatis 4-3 melawan tuan rumah AS Roma dalam lanjutan pekan ke-21 Serie A 2021/2022. Bianconeri melakukan comebact fantastis di Stadion Olimpico, Roma, Senin (10/1/2022) dini hari WIB.

Bagaimana tidak? Juventus tertinggal lebih dulu. Bola hasil sundulan Tammy Abraham pada menit ke-11 tak mampu dihalau Szczesny. Tujuh menit berselang, Juventus mampu menyamakan kedudukan. Bola hasil tembakan melengkung Paulo Dybala melesat mulus masuk ke gawang Roma yang dikawal Rui Patricio.

Skor imbang 1-1 membuat duel berjalan semakin sengit. AS Roma berhasil mencetak dua gol tambahan dan unggul 3-1 atas Juventus. Dua gol lain milik Roma disarangkan Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-48 dan Lorenzo Pellegrini menit ke-53.

Tertinggal dari AS Roma tak mematahkan semangat juang pemain Juve. Hasilnya, I Bianconeri sukses berbalik memimpin 4-3 setelah Manuel Locatelli (70'), Dejan Kulusevski (72'), dan Mattia De Sciglio (77') mencatatkan namanya di papan skor.

Juventus sempat kehilangan satu di antara pemainn, Matthijs de Ligt harus diusir wasit setelah menerima dua kali kartu kuning di menit ke-10. Namun Paulo Dybala dkk berhasil mempertahankan kemenangan di kandang Roma.

Kehilangan 5 Tahun

AS Roma memimpin 1-0 saat laga memasuki menit ke-11. Tandukan Tammy Abraham usai memanfaatkan umpan lambung Jordan Veretout dari skema sepak pojok mampu mengecoh kiper Juventus Wojciech Szczesny. (AP/Alessandra Tarantino)
AS Roma memimpin 1-0 saat laga memasuki menit ke-11. Tandukan Tammy Abraham usai memanfaatkan umpan lambung Jordan Veretout dari skema sepak pojok mampu mengecoh kiper Juventus Wojciech Szczesny. (AP/Alessandra Tarantino)

Asisten pelatih Juventus, Marco Landucci memimpin skuad tim hitam-putih di pertandingan ini. Pelatih kepala, Massimiliano Allegri hanya bisa menyaksikan timnya bertanding dari tribune penonton.

Allegri sedang dikenai sanksi akibat komentar tajamnya kepada wasit saat Juventus ditahan Napoli 1-1 di laga sebelumnya. Marco Landucci tak dapat menyembunyikan ketegangannya sepanjang pertandingan hingga timnya berhasil menang.

Pertandingan tersebut tidak hanya membuat jantung fans Juventus berdegup kencang, tapi juga Marco Landucci. Ia berharap kemenangan seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan.

"Senang dengan gol yang dicetak De Sciglio, kami menunjukkan karakter. Pendekatan tidak berguna banyak, anda harus mampu memperlihatkannya di lapangan. Hari ini saya kehilangan 5-6 tahun hidup saya," ujarnya kepada DAZN usai laga.

Memulai dengan Rasa Takut

Bek Juventus, Mattia De Sciglio berselebrasi usai mencetak gol ke gawang AS Roma pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Olimpiade di Roma (10/1/2022). Juventus menang atas AS Roma 4-3. (AP Photo/Alessandra Tarantino)
Bek Juventus, Mattia De Sciglio berselebrasi usai mencetak gol ke gawang AS Roma pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Olimpiade di Roma (10/1/2022). Juventus menang atas AS Roma 4-3. (AP Photo/Alessandra Tarantino)

Kemenangan Juventus memang apik. Namun itu tidak serta merta menghapus keburukan yang terlihat selama duel ini berlangsung. Landucci menjelaskan penyebab Juventus bisa tampil seperti ini.

"Kami memulai dengan takut. Kami ingin bermain menyerang tapi kebobolan dari bola mati. Kami mengubah sesuatu di babak kedua karena kami kesulitan mencetak gol," lanjutnya.

"Gol kedua sangat disayangkan, kami membuang bola begitu saja. Itu kerap terjadi, bukan sebuah kebetulan. Kemudian kami menunjukkan keyakinan dengan baik, gol kedua membantu dan memberikan kami kepercayaan diri," tegasnya.

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, published 10/1/2022)

Yuk Tengok Posisi Juventus di Serie A

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel