Liga Italia: Fabio Capello Meyakini Inter Milan Favorit Rebut Scudetto Musim Ini

Bola.com, Milan - Pelatih legendaris asal Italia, Fabio Capello, menjagokan Inter Milan dalam perburuan gelar Scudetto Serie A 2022/2023. Menurut Capello, kehadiran Romelu Lukaku bakal membuat lini serang Inter menakutkan.

Inter Milan mendatangkan Romelu Lukaku dari Chelsea dengan status pinjaman pada awal musim ini. Namun, di sisi lain Inter juga harus kehilangan Ivan Perisic yang berlabuh di Tottenham Hotspur.

Menurut Fabio Capello, situasi itu tak akan banyak berpengaruh kepada performa Inter musim ini. Meskipun Lukaku juga saat ini harus absen membela Inter Milan karena cedera.

"Inter Milan masih menjadi favorit. Meski mereka kehilangan Perisic dan Lukaku yang mengalami cedera. Namun, pemain asal Belgia itu menjadi market yang besar pada musim panas," kata Fabio Capello seperti dikutip SportWeek.

Napoli dan Lazio Ancaman

Piotr Zielinski menjadi bintang kemenangan Napoli dengan memborong dua gol, sedangkan dua gol lainnya masing-masing dicetak Andre-Frank Zambo Anguissa dan Giovanni Simeone. Satu-satunya Gol Liverpool dicetak Luiz Diaz. (AP/Andrew Medichini)
Piotr Zielinski menjadi bintang kemenangan Napoli dengan memborong dua gol, sedangkan dua gol lainnya masing-masing dicetak Andre-Frank Zambo Anguissa dan Giovanni Simeone. Satu-satunya Gol Liverpool dicetak Luiz Diaz. (AP/Andrew Medichini)

Selain menjagokan Inter Milan, Fabio Capello juga menilai Napoli dan Lazio bisa jadi tim kuda hitam di Serie A 2022/2023. Adapun AC Milan diyakini harus berusaha keras untuk mempertahankan gelar.

"Milan melakukan upaya penting saat mendatangkan Charles De Ketelaere. Namun, saya harus membuat pengakuan tidak tahu banyak mengenai pemain itu," ucap Capello.

"Napoli telah mengganti pemain yang pergi dengan alternatif yang bagus. Sementara itu, Lazio juga akan menjadi satu tim yang layak diperhatikan," tegas Capello.

Puji Juventus

<p>Penyerang Juventus, Dusan Vlahovic berselebrasi dengan rekannya Angel Di Maria setelah mencetak gol ke gawang Sassuolo pada pertandingan Liga Serie A Italia di stadion Juventus di Turin (15/8/2022). Vlahovic mencetak dua gol dan mengantar Juventus menang atas Sassuolo 3-0. (AFP/Marco Bertorello)</p>

Penyerang Juventus, Dusan Vlahovic berselebrasi dengan rekannya Angel Di Maria setelah mencetak gol ke gawang Sassuolo pada pertandingan Liga Serie A Italia di stadion Juventus di Turin (15/8/2022). Vlahovic mencetak dua gol dan mengantar Juventus menang atas Sassuolo 3-0. (AFP/Marco Bertorello)

Fabio Capello juga memuji investasi yang dilakukan Juventus pada musim panas ini. Juventus disebut mendatangkan pemain-pemain bagus dan layak disebut pemenang pada bursa transfer musim panas.

"Melihat nama-nama yang ada, Juventus adalah pemenangnya. Mereka menjalani musim panas terbaik bersama Di Maria, Pigba, Paredes," ucap Capello.

"Semua juara yang tidak dimiliki tim lain. Bremer lebih baik dari De Ligt di level pertahanan," ujar Capello.

Kualitas Terbaik

<p>Talenta Matthijs De Ligt terendus oleh Mino Raiola sejak dirinya bermain untuk tim muda Ajax Amsterdam. Di tim utama, ia mampu berkembang pesat dan menjadi pemain top. Pada 2019 lalu, Riola berhasil membuat De Light menjadi salah satu bek termahal di dunia saat ini. Juventus diketahui harus merogoh&nbsp;80 juta Euro untuk mendatangkan pemain asal Belanda tersebut. (AFP/Marco Bertorello)</p>

Talenta Matthijs De Ligt terendus oleh Mino Raiola sejak dirinya bermain untuk tim muda Ajax Amsterdam. Di tim utama, ia mampu berkembang pesat dan menjadi pemain top. Pada 2019 lalu, Riola berhasil membuat De Light menjadi salah satu bek termahal di dunia saat ini. Juventus diketahui harus merogoh 80 juta Euro untuk mendatangkan pemain asal Belanda tersebut. (AFP/Marco Bertorello)

Fabio Capello juga menyebut sebenarnya Juventus sudah punya skuad yang matang dan berkualitas. Adanya penambahan pemain baru membuat Juventus semakin akan disegani di Serie A.

"Juve telah berinvestasi dalam kualitas, untuk mengejar ketertinggalan dari Inter dan Milan. Tanpa pemain baru, mereka sudah berada di antara tim teatas," ucap Capello.

"Sementara yang lain, kehilangan pemain ketika mereka mulai melakukan pergantian," tegas pelatih berusia 76 tahun itu.

Simak Posisi Inter Milan di Serie A