Liga Italia: Gianluigi Buffon Bela Keputusan Cristiano Ronaldo Hengkang dari Juventus

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Turin - Mantan kiper Juventus, Gianluigi Buffon, mengomentari langkah Cristiano Ronaldo yang meninggalkan Bianconeri pada musim panas 2021. Menurutnya, Ronaldo sudah mengambil keputusan yang tepat.

Buffon menghabiskan dua musim bersama Cristiano Ronaldo di Turin. Pemain asal Portugal itu memilih meninggalkan Juventus untuk kembali ke Manchester United pada musim panas 2021.

Padahal, Ronaldo merupakan mesin gol andalan di Juventus. Pemain berjuluk CR7 tersebut mengemas 101 gol dalam 134 penampilan bersama Bianconeri. Meski Ronaldo tetap subur pada musim lalu, Juventus gagal juara Serie A maupun Liga Italia.

Dia kemudian memilih mencari tantangan baru, kembali ke tim yang membesarkan lamanya. Sebelumnya, Ronaldo pernah bermain bersama Setan Merah pada periode 2003-2009.

"Jika Cristiano Ronaldo tidak yakin bertahan, pergi adalah keputusan yang tepat," kata Buffon, seperti dikutip dari Football Italia, Selasa (23/11/2021).

Tak Salahkan Donnarumma

Gianluigi Donnarumma. Kiper AC Milan dan pahlawan Italia di Euro 2020 ini meninggalkan AC Milan saat kontraknya kedaluarsa pada 30 Juni lalu. Ia menandatangani kontrak selama 5 tahun dengan PSG pada 15 Juli 2021 lalu. (Foto: en.psg.fr)
Gianluigi Donnarumma. Kiper AC Milan dan pahlawan Italia di Euro 2020 ini meninggalkan AC Milan saat kontraknya kedaluarsa pada 30 Juni lalu. Ia menandatangani kontrak selama 5 tahun dengan PSG pada 15 Juli 2021 lalu. (Foto: en.psg.fr)

Buffon juga tidak menyalahkan Gianluigi Donnarumma yang hijrah ke PSG dengan berstatus bebas transfer setelah kontraknya di AC Milan habis pada musim panas 2021.

Kiper berusia 22 tahun tersebut meneken kontrak di PSG hingga Juni 2026, tapi masih kesulitan mendapatkan menit bermain. Bahkan, ia mengaku resah gara-gara persaingannya dengan Keylor Navas yang masih jadi kiper utama.

"Saya rasa keputusan Gigio (panggilan Donnarumma) sangat dibenarkan," ujar Buffon, kepada Calciomercato.

"Dia menghadapi beberapa momen silit. Tapi, saya rasa dia akan menjadi starter reguler pada masa mendatang," imbuh Buffon.

Tak Buang Kesempatan

Tentunya menjadi kepuasan tersendiri apabila seorang kiper atau penjaga gawang mampu menjaga gawangnya tetap steril hingga akhir sebuah laga. Di abad ke-21 ini tercatat lima kiper hebat dengan total jumlah clean sheet terbanyak saat membela klub maupun Timnas. (AFP/Marco Bertorello)
Tentunya menjadi kepuasan tersendiri apabila seorang kiper atau penjaga gawang mampu menjaga gawangnya tetap steril hingga akhir sebuah laga. Di abad ke-21 ini tercatat lima kiper hebat dengan total jumlah clean sheet terbanyak saat membela klub maupun Timnas. (AFP/Marco Bertorello)

Buffon, yang kini bermain di Parma, juga pernah menghabiskan satu musim di PSG. Dia meninggalkan Juventus pada 2018 setelah kontraknya habis, kemudian gabung ke klub raksasa Ligue 1 itu.

Namun, ia hanya bertahan semusim di PSG, kemudian malah kembali ke Turin pada 2019.

"Saya sudah bilang kepada agen ingin pensiun. Saya pikir saya akan bermain di Piala Dunia dan di sanalah saya ingin mengakhiri karier saya," jelasnya.

“Saya bisa berubah pikiran hanya jika Real Madrid, Barcelona, atau PSG telah menelepon. Setelah 20 hari, saya menerima telepon dari Paris dan saya pikir sayang untuk menyia-nyiakan kesempatan," imbuhnya.

Sumber: Football Italia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel