Liga Italia: Jatuh Cinta dengan AC Milan, Fikayo Tomori Ogah CLBK dengan Chelsea

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Milan - Fikayo Tomori mengaku sudah sangat menikmati kariernya bersama AC Milan. Pemain asal Inggris itu pun menutup pintu untuk kembali ke Chelsea pada masa yang akan datang.

Tomori tumbuh besar di akademi Chelsea. Dia menjadi bagian dari The Blues terhitung sejak 2005, hingga dirinya mendapat kesempatan promosi ke tim senior pada 2016. Sebelum kelulusan, Tomori sempat mencatatkan debut dalam laga terakhir musim 2015/2016.

Mengingat Chelsea diperkuat banyak pemain hebat, terutama di sektor pertahanan, pindah ke klub lain sebagai pemain pinjaman adalah solusi terbaik untuk Fikayo Tomori. Pada 2017, pemain kelahiran Kanada itu 'disekolahkan' ke Brighton and Hove Albion.

Setelah menjalani beberapa masa pinjaman, termasuk dengan Hull City dan Derby County, Tomori akhirnya kembali ke Chelsea pada musim 2019/2020. Frank Lampard yang ketika itu menjabat sebagai pelatih memilih untuk mempertahankan sang pemain.

Mulanya, karier pemain berusia 23 tahun itu di Chelsea tampak akan berjalan indah. Namun nyatanya, kesempatan bermain untuk Fikayo Tomori semakin sedikit. Alhasil, dia memutuskan untuk bergabung dengan AC Milan pada awal 2020.

Pilihan Utama di AC Milan

Fikayo Tomori - Penampilan apik Tomori pada musim lalu sukses membuat AC Milan mempermanenkan status Tomori pada musim panas ini. Bek berkebangsaan Inggris itu  ditebus Milan dengan biaya mencapai 29,2 juta euro dengan durasi kontrak sampai tahun 2025 mendatang. (Foto: AFP/Marco Bertorello)
Fikayo Tomori - Penampilan apik Tomori pada musim lalu sukses membuat AC Milan mempermanenkan status Tomori pada musim panas ini. Bek berkebangsaan Inggris itu ditebus Milan dengan biaya mencapai 29,2 juta euro dengan durasi kontrak sampai tahun 2025 mendatang. (Foto: AFP/Marco Bertorello)

Masa pinjamannya di Milan berlangsung bahagia. Tomori menjadi pilihan utama di lini pertahanan dan bahkan berhasil menggeser Alessio Romagnoli dari starting XI.

AC Milan yang terkesan dengan performa Fikayo Tomori langsung mempermanenkan statusnya pada musim panas tahun ini. Berbeda dengan Tammy Abraham yang pindah ke AS Roma dengan klausul 'buyback', transfer Fikayo Tomori tidak melibatkan klausul seperti itu.

Ketika ditanya soal kemungkinan kembali ke Stamford Bridge, Tomori tampak ragu.

"Saya tidak tahu, saya mencintai Milan, saya senang berada di sini. Chelsea adalah bagian besar dari hidup saya, 15-16 tahun, saya kira saya telah berhasil memiliki mimpi itu. Tampil di Stamford Bridge, bermain di Premier League dan Liga Champions," kata Fikayo Tomori kepada DAZN.

Juara Liga Champions Bersama Milan

Pemain AC Milan Fikayo Tomori mengadang gelandang AS Roma Javier Pastore dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Olimpico, Senin (1/3/2021) dini hari WIB. (AP Photo/Gregorio Borgia)
Pemain AC Milan Fikayo Tomori mengadang gelandang AS Roma Javier Pastore dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Olimpico, Senin (1/3/2021) dini hari WIB. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Milan adalah lembaran kisah baru buat Tomori. Dia berharap bisa membawa I Rossoneri menjuarai Liga Champions seperti halnya Chelsea pada musim 2020/2021.

"Sekarang ini, saya merasa sangat bahagia di Milan. Kami telah kembali ke Liga Champions, semuanya berjalan dengan sangat positif, harapannya seperti Chelsea, kami bisa memenangkannya," ucap Tomori.

Tomori juga berbicara soal kedekatannya dengan lulusan akademi Chelsea lain yang juga sedang berkarier di Italia, Tammy Abraham. "Kami berbicara hampir setiap hari, kami bermain untuk Chelsea sejak usia tujuh tahun."

"Kami berhasil masuk ke tim utama. Tumbuh, ingin berada di sana, tapi anda tidak pernah bisa memastikan apakah itu akan terjadi. Saat saya mencetak gol pertama, dia mencetak hat-trick. Itu hari terbaik buat kami berdua," pungkasnya.

Sumber: DAZN - via Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardi Prasetya/Published: 17/09/2021)

Yuk Tengok Posisi AC Milan saat Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel