Liga Italia: Mental Pemain AS Roma Lembek saat Dihajar Juventus

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Roma - Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, merasa geram dengan kekalahan yang diterima timnya saat bersua Juventus pada laga pekan ke-21 Serie A. Menurut Mourinho, mental pemain Roma lembek hingga akhirnya takluk dari Juve.

Menjamu I Bianconeri di Stadio Olimpico, Senin (10/1/2022) dini hari WIB, AS Roma sempat unggul dua kali. Mereka mencetak gol lebih dulu pada menit ke-11 lewat sundulan Tammy Abraham, sebelum dibalas Paulo Dybala tujuh menit berselang.

Pada awal babak kedua, mereka berhasil menambah dua gol dari Henrikh Mkhitaryan (48') dan Lorenzo Pellegrini (53') yang mengubah skor menjadi 3-1. Margin skor dua gol terkadang sulit buat dikejar, apalagi kalau pertandingan telah memasuki babak kedua.

Namun, Roma menjadi anomali. Memasuki menit ke-70, dalam kurun waktu tujuh menit, mereka kebobolan tiga gol dari aksi Manuel Locatelli (70'), Dejan Kulusevski (72'), dan Mattia De Sciglio (77'). Alhasil kedudukan berbalik jadi 3-4.

Roma mendapatkan kesempatan untuk menyamakan skor pada menit ke-81, setelah Matthijs de Ligt melakukan handsball yang membuatnya menerima kartu kuning kedua.

Sayangnya, Pellegrini gagal menghasilkan gol dari kesempatan emas tersebut. Sampai laga berakhir, AS Roma takluk 3-4 dari Juventus.

Mental Pemain Roma Lembek

Roma menjadi klub yang bernasib sial pada giornata ke-15 yang berlangsung pada Kamis (02/12/2021) dini hari WIB. Skuat asuhan Jose Mourinho harus bertekuk lutut saat lawatanya ke markas Bologna. (LaPresse via AP/Massimo Paolone)
Roma menjadi klub yang bernasib sial pada giornata ke-15 yang berlangsung pada Kamis (02/12/2021) dini hari WIB. Skuat asuhan Jose Mourinho harus bertekuk lutut saat lawatanya ke markas Bologna. (LaPresse via AP/Massimo Paolone)

Tentu ini menjadi pertanyaan. Bagaimana mungkin AS Roma bisa dikejar oleh Juventus saat sudah unggul jauh? Padahal Juventus punya masalah di lini depannya.

Sang pelatih, Jose Mourinho, mengungkapkan kalau mental pemainnya sedang bermasalah.

"Semuanya berjalan dengan baik selama 70 menit, kemudian terjadi kolaps psikologis ini. Skor 2-3 membunuh kami. Felix tampil hebat, dengan akhir sebuah sprint melawan Cuadrado. Saya menariknya keluar dan penggantinya berbuat kesalahan."

"Ketika kami membiarkan mereka mengejar jadi 3-2, sebuah tim dengan mentalitas kuat seperti Juventus, karakter yang kuat. Rasa takut tercipta. Kerumitan psikologis. Saya tidak masalah menang 3-2, itu masalah buat mereka," kata Mourinho.

Pemain AS Roma Terbebani

AS Roma memimpin 1-0 saat laga memasuki menit ke-11. Tandukan Tammy Abraham usai memanfaatkan umpan lambung Jordan Veretout dari skema sepak pojok mampu mengecoh kiper Juventus Wojciech Szczesny. (AP/Alessandra Tarantino)
AS Roma memimpin 1-0 saat laga memasuki menit ke-11. Tandukan Tammy Abraham usai memanfaatkan umpan lambung Jordan Veretout dari skema sepak pojok mampu mengecoh kiper Juventus Wojciech Szczesny. (AP/Alessandra Tarantino)

Roma terbebani ketika Juventus mulai mengejar pada saat sang pelatih sebenarnya tidak mempermasalahkan berapa pun skornya. Asalkan I Giallorossi menang, itu cukup buat Jose Mourinho.

"Pada akhirnya, ketika anda sedang buruk, anda harus bangkit dan menemukan karakter. Tapi ada beberapa orang di ruang ganti ini yang terlalu baik, sedikit lemah," kata pelatih berkebangsaan Portugal tersebut.

"Saya sudah memberitahu para pemain, jika pertandingan berakhir di menit ke-70, itu sudah menjadi performa yang luar biasa. Sayangnya, pertandingan tidak berakhir seperti itu," pungkasnya.

Hasil ini jelas memperburuk peluang Roma buat finis di empat besar klasemen Serie A. Mereka sekarang menduduki peringkat ketujuh dengan 32 poin, tertinggal lima angka dari Juventus yang sekarang menempati posisi kelima.

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis/Published: 10/01/2022)

Yuk Tengok Posisi AS Roma di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel