Liga Italia: Para Petinggi Juventus Mulai Jalani Sidang Kasus Pemalsuan Keuangan

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Raksasa Italia, Juventus dihadapkan pada kasus yang serius, yaitu pemalsuan keuangan terkait capital gain atau pendapatan keuntungan. Jika terbukti benar bersalah, Bianconeri terancam dijatuhi sanksi degradasi ke Serie B dan gelar Scudetto terakhir dicabut.

Seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, terdapat sejumlah nama yang diperiksa terkait dugaan pemalsuan keuangan Juventus. Di antaranya Presiden Juventus Andrea Agnelli, Wakil Presiden Pavel Nedved, dan mantan direktur olahraga Fabio Paratici, yang sekarang di Tottenham Hotspur.

Ketiga nama itu disebukan terlibat dugaan pemalsuan pembukuan dan keuntungan 50 juta euro dalam kasus capital gain atau pendapatan keuntungan. Lembaga penegak hukum Italia di bawah wewenang Menteri Ekonomi dan Keuangan, sudah datang ke markas Juventus, pekan lalu.

Kabar terbaru dari Football Italia, kantor Kejaksaan Turin melanjutkan penyelidikan atas kasus ini dengan menginterogasi direktur Juventus, Maurizio Arrivabene selama lebih dari empat jam, Senin (29/11/2021) kemarin.

Tiga sidang berikutnya akan dilalui Andrea Agnelli, Fabio Paratici dan Pavel Nedved. Sidang Maurizio Arrivabene sebagai orang yang diberitahu tentang fakta dan tidak terlibat langsung dalam penyelidikan bisnis Juventus di pasar transfer dalam beberapa tahun terakhir.

vidio:4 Pesepak Bola yang Pernah Membela Juventus dan Chelsea

Pekan Krusial

Juventus - Adrien Rabiot, Federico Bernardeschi, Alvaro Morata (Bola.com/Adreanus Titus)
Juventus - Adrien Rabiot, Federico Bernardeschi, Alvaro Morata (Bola.com/Adreanus Titus)

Bianconeri sedang diselidiki atas tuduhan palsu dan Presiden CODACONS Marco Donzelli mengklaim klub berisiko 'terdegradasi ke Serie B dan Scudetto terbaru mereka dicabut', jika terbukti bersalah.

Guardia di Finanza sedang menyelediki aktivitas keuangan sampai transfer Juventus pada periode 2018-2021. Satu di antara transfer Juve yang bermasalah adalah barter antara Miralem Pjanic dangan Arthur pada 2020 lalu.

Direktur Federico Cherubini diinterogasi selama sembilan jam, sebelum Arrivabene dipanggil dan menghabiskan lebih dari empat jam di Kantor Kejaksaan Turin, kemarin.

Ini akan menjadi pekan yang intens bagi Jaksa, bersiap untuk menyelesaikan proses dengar pendapat baru yang akan melibatkan setidaknya tiga manajer Juventus lainnya. Sebelum beralih ke tersangka dalam kasus tersebut.

Penyelidikan Lain

Juventus merayakan gelar juara Serie A 2005-2006. Namun, titel juara tesebut dilucuti akibat skandal Calciopoli. (AFP/GIULIO NAPOLITANO)
Juventus merayakan gelar juara Serie A 2005-2006. Namun, titel juara tesebut dilucuti akibat skandal Calciopoli. (AFP/GIULIO NAPOLITANO)

La Gazzetta dello Sport juga melaporkan sekretaris Paolo Morganti bisa menjadi yang berikutnya, sebelum kepala tim Juventus U-23 Giovanni Manna akan ikut ditanyai tentang banyak keuntungan modal yang mencurigakan dalam laporan keuangan.

Akhirnya, pengacara Cesare Gabasio akan dimintai keterangan. Dia bertanggung jawab atas urusan hukum Juventus sejak 2021. Ini semua adalah orang-orang yang diberitahu tentang fakta dan tidak terlibat langsung dalam penyelidikan.

Kantor Jaksa Penuntut Umum Turin akan menutup kasus ini dan melimpahkannya ke Kantor Kejaksaan Olahraga dalam waktu 15 hari.

Sumber: Football Italia

Yuk Intip Posisi Juventus di Serie A

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel