Liga Italia: Pensiun, Mario Mandzukic Kenang Sepatu Sepak Bola Pertama yang Dipakai

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Mantan striker Juventus dan AC Milan, Mario Mandzukic, memutuskan pensiun sebagai pesepak bola. Keputusan tersebut diumumkan Mandzukic di akun Instagram pribadinya, sembari mengunggah sepatu sepak bola pertama yang dipakai.

"Mario kecil tersayang, saat mengenakan sepatu ini untuk pertama kalinya, Anda bahkan tidak dapat membayangkan apa yang akan Anda rasakan di dunia sepak bola," tulis Mario Mandzukic di akun Instagram-nya.

"Anda akan mencetak gol pada level paling penting, dan Anda akan memenangkan trofi terbesar dengan klub terbesar. Dengan bangga mewakili negara Anda, Anda akan berkontribusi dalam menulis sejarah olahraga Kroasia," tambahnya.

"Anda akan sukses karena Anda akan memiliki orang-orang baik di sekitar Anda: rekan tim, pelatih, suporter dan anggota keluarga, agen serta teman yang akan selalu ada untuk Anda."

Mario Mandzukic merupakan satu di antara striker top Eropa. Dia mengawali karier profesional bersama klub Kroasia, Marsonia, pada musim 2004/2005.

Performa Mandzukic terus menanjak, hingga akhirnya memperkuat NK Zagreb dari 2005 sampai 2007, Dinamo Zagreb dari 2007 hingga 2010, serta VfL Wolfsburg dari 2010 hingga 2012.

Mario Mandzukic kemudian hengkang ke Bayern Munchen dari 2012 sampai 2014, Atletico Madrid dari 2014 sampai 2015, Juventus dari 2015 sampai 2019, Al Duhail dari 2019 hingga 2020, serta terakhir AC Milan pada 2021.

Sepanjang kariernya di level klub, Mario Mandzukic berhasil mendulang 228 gol dari 582 penampilan di seluruh ajang. Dia juga merasakan 23 trofi juara selama 17 musim memperkuat sembilan klub berbeda.

Andalan di Lini Depan Timnas Kroasia

Striker Kroasia, Mario Mandzukic, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Inggris pada laga semifinal Piala Dunia di Stadion Luzhniki, Rabu (11/7/2018). Kroasia menang 2-1 atas Inggris. (AP/Frank Augstein)
Striker Kroasia, Mario Mandzukic, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Inggris pada laga semifinal Piala Dunia di Stadion Luzhniki, Rabu (11/7/2018). Kroasia menang 2-1 atas Inggris. (AP/Frank Augstein)

Tidak hanya di level klub, Mario Mandzukic juga sosok penting di lini serang Timnas Kroasia. Setelah sempat membela timnas kelompok umur, Mandzukic akhirnya mendapat kesempatan memperkuat tim senior Kroasia pada 2007.

Membela Timnas Kroasia dari 2007 sampai 2018, pemain berusia 35 tahun tersebut berhasil mendulang 33 gol dari 89 penampilan di seluruh ajang. Dia juga ikut membantu The Blazers lolos hingga ke final Piala Dunia 2018.

Dalam laga final kontra Prancis di Luzhniki Stadium pada 15 Juli 2018, Mario Mandzukic turut menyumbangkan satu gol. Sayangnya, gol Mario Mandzukic tak mampu menghindarkan Kroasia dari kekalahan 2-4 melawan Timnas Prancis.

Ucapan Terima Kasih

Mario Mandzukic. Bersama Bayern Munchen berhasil mengalahkan Borussia Dortmund 2-1 dalam partai final Liga Champions 2012/2013 di Wembley Stadium, London, 25 Mei 2013. (AFP/Patrik Stollarz)
Mario Mandzukic. Bersama Bayern Munchen berhasil mengalahkan Borussia Dortmund 2-1 dalam partai final Liga Champions 2012/2013 di Wembley Stadium, London, 25 Mei 2013. (AFP/Patrik Stollarz)

Kini, Mario Mandzukic memutuskan untuk pensiun. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan memberikan bantuan sepanjang kariernya.

"Anda akan selamanya berterima kasih kepada mereka semua! Di atas segalanya, Anda akan sukses karena Anda akan selalu memberikan segalanya," tulis Mandzukic.

"Pada akhirnya, inilah yang paling Anda banggakan. Anda akan banyak berkorban, tetapi Anda akan tahu bahwa itu sepadan karena semua momen menakjubkan. Anda akan tahu kapan saatnya untuk pensiun, untuk meletakkan sepatu ini di lemari dan Anda tidak akan menyesal."

Sumber: Instagram, Football Italia

Unggahan Mario Mandzukic

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel