Liga Italia: Selain Gantikan Allegri di Juventus, Tuchel Juga Digosipkan Bakal Merapat ke Bayern Munchen

Bola.com, Jakarta - Mantan manajer Chelsea, Thomas Tuchel, masih laku di pasaran. Selain Juventus, Bayern Munchen juga tertarik menggunakan jasanya.

Chelsea memecat Thomas Tuchel sehari setelah ditaklukkan Dinamo Zagreb pada matchday pertama Liga Champions. Graham Potter lalu ditunjuk sebagai suksesornya.

Tuchel dilengserkan dari jabatannya karena awal musim buruk baik di Liga Inggris maupun Liga Champions. Selain itu, kabarnya ia terlibat friksi dengan Todd Boehly, pemilik anyar Chelsea.

Menurut Bild Sport, pelatih asal Jerman itu bisa kembali dengan cepat ke kursi manajer menyusul ketertarikan dua klub besar Eropa.

 

Periode Buruk Bayern Munchen

Julian Nagelsmann - Juru taktik asal Jerman ini juga masuk dalam jajaran pelatih muda. Meski baru berusia 34 tahun namun mantan pelatih RB Leipzig ini telah dipercaya menangani klub sebesar Bayern Munchen. (AFP/Christof Stache)
Julian Nagelsmann - Juru taktik asal Jerman ini juga masuk dalam jajaran pelatih muda. Meski baru berusia 34 tahun namun mantan pelatih RB Leipzig ini telah dipercaya menangani klub sebesar Bayern Munchen. (AFP/Christof Stache)

Bayern Munchen, sama seperti Chelsea, menjalani awal musim yang tak bisa dibilang baik. Manajer Julian Nagelsmann pun berada di bawah tekanan.

Bayern Munchen gagal memenangkan empat pertandingan Bundesliga terakhir mereka, yang membuat mereka berada di urutan kelima dan kalah bersaing dengan Union Berlin yang duduk di posisi puncak.

Mereka tampil lebih baik di Liga Champions, dengan kemenangan atas Inter Milan dan Barcelona. Agaknya karena inilah CEO Beyern Munchen sedikit besarbar.

 

Khawatir, Tapi Masih Percaya

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. (AFP/Isabella BONOTTO)
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. (AFP/Isabella BONOTTO)

Oliver Kahn, CEO Munchen menegaskan bahwa pihaknya tak bisa menutup kekhawatiran terkait masa depan Julian Nagelsmann, tapi ia yakin sang pelatih bisa memberikan perubahan.

"Kami benar-benar yakin dengan Julian," kata Oliver Kahn kepada Sport1.

"Tentu saja, dia khawatir, semua orang khawatir. Kami sedang dalam suasana yang buruk. Beberapa pemain mungkin merasa Bundesliga dapat dianggap kompetisi kedua. Tapi Anda tidak bisa melakukan itu, tidak di Bayern Munchen," katanya lagi.

 

Juventus Tak Mau Buru-Buru

<p>Juru taktik Tottenham Hotspur, Antonio Conte, merupakan salah satu gelandang bertahan top di masanya. Selama 13 musim bermain untuk Juventus, ia berhasil menyabet 14 trofi termasuk lima gelar Serie A dan satu Liga Champions 1995/96. (AP/Ian Walton)</p>

Juru taktik Tottenham Hotspur, Antonio Conte, merupakan salah satu gelandang bertahan top di masanya. Selama 13 musim bermain untuk Juventus, ia berhasil menyabet 14 trofi termasuk lima gelar Serie A dan satu Liga Champions 1995/96. (AP/Ian Walton)

Suasana langit Turin juga tak begitu cerah bagi Allergi, dengan Juventus berada di urutan kedelapan di Serie A, hanya menang sekali dalam delapan pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

Sejumlah fans ingin melihat Tuchel menggantikan Allegri, tapi laporan menunjukkan raksasa Italia itu tidak akan terburu-buru mengambil keputusan. Mereka bahkan diyakini ingin menunggu sampai akhir musim dengan harapan manajer Tottenham Antonio Conte tersedia.

Sepanjang masa kepemimpinannya di Mainz, Dortmund, PSG dan Chelsea, Tuchel telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pelatih terbaik sepak bola, memenangkan banyak trofi termasuk Liga Champions pada tahun 2021 bersama The Blues.

Atau, Bayern dan Juventus mungkin juga mencari manajer pengangguran lainnya seperti Mauricio Pochettino dan Zinedine Zidane?

Sumber: Bild, Sport1

Posisi Juventus Saat Ini