Liga Italia: Sudah Punya Messias, AC Milan Setop Kejar Jesus Corona

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Milan - Raksasa Serie A, AC Milan dikabarkan memilih untuk mundur dari perburuan tanda tangan penyerang sayap milik Porto, Jesus Corona.

Pada jendela transfer musim panas kemarin, Milan memang sempat diklaim mengejar Jesus Corona. Kala itu, Rossoneri kabarnya harus bersaing dengan Arsenal.

Milan kabarnya sempat melayangkan tawaran awal senilai 10 juta euro kepada Porto untuk menggaet Corona. Namun, tawaran tersebut langsung mendapatkan penolakan.

Hingga jendela transfer musim panas ditutup, Milan gagal mendapatkan Corona. Pemain internasional Meksiko itu pun akhirnya bertahan di Porto.

Kini seperti dilansir Calciomercato, Milan kabarnya sudah mengambil keputusan untuk tak melanjutkan usaha mereka mengejar tanda tangan Corona pada Januari nanti.

AC Milan diyakini sudah melupakan perburuan Corona karena mereka sukses menggaet Junior Messias dengan status pinjaman dari Crotone pada akhir jendela transfer kemarin.

Situasi Corona di Porto

Chelsea menelan kekalahan 0-1 dari FC Porto pada laga leg kedua perempat final Liga Champions di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB. Meski kalah, The Blues tetap lolos ke semifinal dengan agregat 2-1. (AFP/CRISTINA QUICLER)
Chelsea menelan kekalahan 0-1 dari FC Porto pada laga leg kedua perempat final Liga Champions di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB. Meski kalah, The Blues tetap lolos ke semifinal dengan agregat 2-1. (AFP/CRISTINA QUICLER)

Dalam kontraknya bersama Porto, Corona awalnya memiliki klausul rilis senilai 25 juta euro. Namun, klausul tersebut sudah kedaluwarsa pada Juli lalu.

Kini, Corona memasuki tahun terakhir kontraknya bersama Porto. Bisa jadi pemain 28 tahun itu bakal pindah secara gratis pada tahun depan.

Urusan Lain yang Tak Kalah Genting

Gelandang AC Milan, Franck Kessie melakukan selebrasi usai mencetak gol penyeimbang 1-1 ke gawang Udinese di masa injury time dalam laga lanjutan Liga Italia 2020/21 pekan ke-25 di San Siro Stadium, Rabu (3/3/2021). AC Milan bermain imbang 1-1 dengan Udinese. (AP/Antonio Calanni)
Gelandang AC Milan, Franck Kessie melakukan selebrasi usai mencetak gol penyeimbang 1-1 ke gawang Udinese di masa injury time dalam laga lanjutan Liga Italia 2020/21 pekan ke-25 di San Siro Stadium, Rabu (3/3/2021). AC Milan bermain imbang 1-1 dengan Udinese. (AP/Antonio Calanni)

Mantan pemain AC Milan, Massimo Ambrosini, mendesak bekas timnya untuk segera merampungkan negosiasi kontrak baru dengan Franck Kessie. Hanya saja, martabat tim mesti dijunjung tinggi.

Bagi seorang Ambrosini, akan lebih bijak kalau AC Milan bisa memutar uang di proyek lain ketimbang menunggu-nunggu satu orang pemain.

"Dia adalah pemain hebat. Tapi pasar sepak bola belakangan ini mengajari kita bahwa banyak pemain hebat yang memilih gaji besar pada akhir kariernya," kata Ambrosini kepada La Gazzetta dello Sport.

"Pertanyaannya sekarang adalah, apakah worth it memberikan banyak uang demi sebuah proyek? Buat saya jawabannya adalah ya."

"Dia harus memahami apa keinginan sebenarnya, apakah cinta untuk apa yang mereka lakukan dan di mana mereka melakukannya adalah aspek yang dominan atau tidak."

Lebih lanjut, Ambrosini menekankan pentingnya martabat sebuah klub yang lebih besar ketimbang pemain itu sendiri. Kalau memang Kessie tak ada hasrat untuk bermain dengan hati, lebih baik dijual saja.

"Tim seperti AC Milan tidak boleh diperas oleh pemain seperti apapun. Kasih mereka kontrak yang paling mungkin dan masuk akal, sama seperti kepada Donnarumma dan Calhanoglu, harus ada batasnya."

"Seseorang layak bermain untuk Milan. Kessie, soal teknis, sudah menemui aspek itu, apalagi dengan kepemimpinannya, dia selalu bermain sekuat tenaga dan tak pernah mengeluh."

"Saya selalu berharap yang terbaik buat Milan, yakni Kessie puas dengan tawaran yang diajukan klub."

Sanggupkah AC Milan Juara Serie A?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel