Liga Italia: Teganya Igor Tudor, Dulu Mencintai Juventus Kini Berikan Kekalahan Memalukan

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Juventus dipaksa menyerah oleh tuan rumah Hellas Verona pada pekan ke-11 Serie A 2021/2022, Sabtu (30/10/2021). Tim besutan Massimiliano Allegri itu takluk 1-2.

Verona unggul 2-0 terlebih dahulu melalui sepasang gol Giovanni Simeone menit 11 dan 14. Juventus cuma bisa menipiskan selisih skor lewat gol pemain pengganti Weston McKennie menit 80.

Yang menarik dari kekalahan ini, Hellas Verona dilatih Igor Tudor. Buat Anda penggemar Liga Italia dan Juventus, tentu tidak asing dengan nama Igor Tudor.

Sosok asal Kroasia ini pernah memperkuat Juventus saat masih aktif bermain dan mencatat 110 caps kurun waktu 1998-2007.

Igor Tudor membawa Juventus juara Serie A 2001/2002 dan 2002/2003. Dia bahkan tetap memperkuat I Bianconeri ketika degradasi ke Serie B dan sukses mengantarkan tim promosi ke Serie A.

Ya, Igor Tudor yang dahulu sangat mencintai Juventus tapi kini justru memberikan kekalahan menyakitkan.

Komentar Igor Tudor

Juventus harus menelan pil pahit kala bertamu ke markas Hellas Verona di Marcantonio Bentegodi pada laga pekan ke-11 Serie A 2021/2022, Sabtu (30/10/2021). Alvaro Morata dan kawan-kawan menyerah dengan skor 1-2. (AFP/Marco Bertorello)
Juventus harus menelan pil pahit kala bertamu ke markas Hellas Verona di Marcantonio Bentegodi pada laga pekan ke-11 Serie A 2021/2022, Sabtu (30/10/2021). Alvaro Morata dan kawan-kawan menyerah dengan skor 1-2. (AFP/Marco Bertorello)

Lantas apa yang dikatakan Igor Tudor usai membawa Hellas Verona mengalahkan Juventus di Liga Italia?

"Ini bukan Juventus saya, ini Verona saya! Saya memiliki beberapa tahun yang baik di sana (Juventus), tetapi ini adalah pertempuran dan kami selalu berusaha untuk menang," kata Tudor saat diwawancara DAZN.

Lebih lanjut, Igor Tudor mengatakan Hellas Verona layak meraih kemenangan saat bertemu Juventus lantaran semua pemain memberikan performa maksimal.

"Itu adalah kemenangan yang pantas, para pemain memberikan segalanya dan setelah unggul 2-0, saya merasa kami bisa mendorong lebih keras untuk mungkin menambah gol ketiga," Tudor mengatakan.

"Kami mulai lebih fokus bertahan pada babak kedua, Juventus meningkatkan tempo dan menciptakan beberapa bahaya, tetapi kami mempertahankan tiga poin dengan gigih," tambahnya.

Sumber: Football Italia

Di Mana Posisi Juventus Saat Ini?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel