Liga Spanyol: Barcelona Gagal Menang, 5 Hal Ini Bisa Dipelajari dari Hasil Imbang lawan Deportivo Alaves

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Barcelona - Usai mengalahkan Juventus di Liga Champions, Barcelona bermain imbang 1-1 melawan Deportivo Alaves di pekan ke-7 Liga Spanyol, Minggu (1/11/2020) dini hari WIB. Sebuah bukti La Blaugrana belum memperlihatkan performa konsisten.

Pada laga yang digelar di di Estadio de Mendizorroza, Barcelona kebobolan lebih dulu pada menit ke-31 lewat Luis Rioja. Antoine Griezmann lantas menyamakan kedudukan pada menit ke-63.

Barcelona kini berada di posisi ke-12 klasemen sementara La Liga dengan delapan poin. Barcelona baru memainkan enam laga.

Sebenarnya, Barcelona tampil sangat dominan pada laga kontra Alaves. Whoscored mencatat tim racikan Ronald Koeman melepas 25 shots, tetapi hanya satu yang menjadi gol.

Barcelona gagal menang dalam empat laga terakhir di Liga Spanyol, dua kali imbang dan dua kali kalah. Lantas, pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari duel Alaves vs Barcelona?

Aneh, Pjanic Dicadangkan

Miralem Pjanic resmi diperkenalkan sebagai pemain Barcelona pada Selasa (15/9/2020). (dok. Barcelona)
Miralem Pjanic resmi diperkenalkan sebagai pemain Barcelona pada Selasa (15/9/2020). (dok. Barcelona)

Ronald Koeman jelas rindu pada kehadiran Philippe Coutinho yang harus absen lawan Alaves di pertandingan Liga Spanyol. Sang playmaker mengalami cedera dan Barcelona gagal menutupi celah yang ditinggalkannya.

Selain itu, satu tanda tanya besar adalah mengapa Miralem Pjanic dicadangkan. Pemain asal Bosnia itu tampil bagus saat melawan Juventus, tetapi harus memulai laga melawan Alaves dari bangku cadangan.

Sergio Busquets yang dimainkan sebagai pivot justru gagal tampil bagus. Dia mengulang aksi biasa-biasa saja pada duel El Clasico beberapa waktu lalu.

Lini Belakang Lagi

Pemain Barcelona Lionel Messi, kiri ketiga, berebut bola dengan para bek Alaves selama pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara Alaves dan Barcelona di stadion Mendizorroza di Vitoria, Spanyol, Sabtu, 31 Oktober 2020. (AP Photo / Alvaro Barrientos)
Pemain Barcelona Lionel Messi, kiri ketiga, berebut bola dengan para bek Alaves selama pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara Alaves dan Barcelona di stadion Mendizorroza di Vitoria, Spanyol, Sabtu, 31 Oktober 2020. (AP Photo / Alvaro Barrientos)

Lini belakang Barcelona lagi-lagi menjadi titik lemah. Bahkan, kali ini kesalahan yang dilakukan sangat mendasar. Gerard Pique dan Neto lalai dan kesalahan itu berujung pada terciptanya gol untuk Alaves.

Barcelona tidak pernah mencatat cleansheet dalam empat laga terakhir di La Liga. Situasi ini harus menjadi perhatian bagi Ronald Koeman. Bukan hanya para pemain bertahan, tetapi juga dua pivot yang harus lebih kuat saat bertahan.

Patut dicatat, pada laga kontra Juventus, sebenarnya ada tiga gol yang dicetak Alvaro Morata. Hanya saja, VAR kemudian menganulir semuanya. Dari situ, nampak jika lini pertahanan Barcelona masih rapuh.

Lionel Messi Belum Cetak Gol via Open Play

Penyerang Barcelona, Lionel Messi, berusaha melepaskan tendangan saat menghadapi Juventus pada laga lanjutan Liga Champions 2020/2021 di Allianz Stadium, Kamis (29/10/2020) dini hari WIB. Barcelona menang 2-0 atas Juventus. (AFP/Marco Bertorello)
Penyerang Barcelona, Lionel Messi, berusaha melepaskan tendangan saat menghadapi Juventus pada laga lanjutan Liga Champions 2020/2021 di Allianz Stadium, Kamis (29/10/2020) dini hari WIB. Barcelona menang 2-0 atas Juventus. (AFP/Marco Bertorello)

Lionel Messi menjadi pemain yang paling sering mengancam gawang Alaves. Pemain 33 tahun melepas 10 tendangan, tetapi tidak ada yang menjadi gol. Lionel Messi pun melanjutkan catatan belum mencetak gol dari situasi open play pada musim 2020/2021.

Lionel Messi telah mencetak tiga gol untuk Barcelona pada musim ini. Semuanya dicetak dari titik putih. Salah satunya ke gawang Juventus di Liga Champions tengah pekan lalu.

Sebenarnya, Lionel Messi punya satu gol ke gawang Alaves. Peraih enam gelar Ballor d'Or mampu mengkonversi umpan chips Trincao, tetapi gol yang dicetaknya harus dianulir wasit karena offside.

Pertahanan Solid Alaves

Statistik akhir laga menunjukkan bahwa Alaves bermain di bawah tekanan Barcelona. Whoscored mencatat ada 25 shots yang mengarah ke gawang Alaves, sembilan di antaranya tepat sasaran.

Lini belakang Alaves pantas mendapat acungan jempol. Formasi 4-5-1 yang diterapkan Pablo Machin bekerja dengan baik. Dia menyiapkan segalanya dengan rinci, termasuk antisipasi tendangan bebas.

Selain sistem yang rapi, ada juga penampilan impresif Fernando Pacheco di bawah mistar. Kiper berusia 28 tahun itu membuat tujuh penyelamatan, lima di antaranya penyelamatan penting yang peluang golnya cukup besar.

Sinyal Positif Antoine Griezmann

Penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, tertunduk lesu usai ditaklukkan Getafe pada laga Liga Spanyol di Stadion Coliseum Alfonso Perez, Minggu (18/10/2020). Barcelona takluk dengan skor 1-0. (AP/Manu Fernandez)
Penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, tertunduk lesu usai ditaklukkan Getafe pada laga Liga Spanyol di Stadion Coliseum Alfonso Perez, Minggu (18/10/2020). Barcelona takluk dengan skor 1-0. (AP/Manu Fernandez)

Ronald Koeman tidak percuma terus memberi kepercayaan pada Antoine Griezmann. Pemain 29 tahun akhirnya mendapatkan gol pertamanya pada musim 2020/2021.

Koeman memainkan Griezmann sebagai penyerang tengah di laga melawan Alaves. Biasanya, saat Ansu Fati tampil sejak menit awal, Koeman memainkan Griezmann di sisi kanan. Namun, kali ini sisi kanan ditempati Ousmane Dembele.

Griezmann memberi tanda bagus bagi Barcelona lewat gol pertamanya. Akan tetapi, performa pemain asal Prancis itu belum sepenuhnya membaik. Griezmann masih kesulitan. Dia hanya mendapat dua peluang di laga kontra Alaves.

Sumber: Berbagai Sumber

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, Published 1/11/2020)

Saksikan Video Pilihan Kami: