Liga Spanyol: Carlo Ancelotti Bongkar Rahasia Performa Memukau Real Madrid

Bola.com, Jakarta - Real Madrid menunjukkan performa yang luar biasa. Los Blancos sulit dihentikan lawan-lawannya, baik di kompetisi domestik La Liga maupun Liga Champions.

Diketahui Real Madrid mengunci gelar juara La Liga 2021/2022 akhir pekan lalu. Mereka menang besar 4-0 atas Espanyol, yang kemudian memastikan pesta juara Liga Spanyol untuk yang ke-35 kali.

Hanya berselang tiga hari, El Real melanjutkan kesuksesan di Liga Champions. Mereka mendepak Manchester City melalui laga yang dramatis untuk membalikkan keadaan.

Real Madrid menundukkan Man City dengan skor 3-1 di leg kedua semifinal UCL 2021/22. Los Blancos tertinggal 0-1 sampai menit ke-89, lalu berbalik menang dengan dua gol di menit ke-90 dan satu gol di extra time.

Kemenangan atas Man City ini terbilang luar biasa. Hingga menit ke-89, peluang lolos Madrid ke final UCL hanya 1%, tapi faktanya kondisi itu tidak bisa menghalangi Real Madrid untuk menang dan berhak tampil di final untuk menantang Liverpool.

Rahasianya

<p>Kemenangan ini membuat agregat akhir berubah menjadi 6-5 untuk Real Madrid. Di partai final nanti El Real akan berhadapan dengan Liverpool yang sudah menyingkirkan Villarreal. (AP/Manu Fernandez)</p>

Kemenangan ini membuat agregat akhir berubah menjadi 6-5 untuk Real Madrid. Di partai final nanti El Real akan berhadapan dengan Liverpool yang sudah menyingkirkan Villarreal. (AP/Manu Fernandez)

Juara La Liga dan kemenangan atas Man City di Liga Champions menunjukkan bahwa Madrid bukan tim biasa. Sayangnya, isu negatif juga tidak serta-merta hilang, Madrid dianggap beruntung.

Ancelotti juga dikritik sebagai pelatih yang kurang variasi taktik. Pemain yang sama diturunkan dari laga ke laga, tidak banyak kejutan.

Biar begitu, ketika diminta menjelaskan rahasia Madrid, Ancelotti menjawab: "Hal pertama yang saya sadari adalah kerendahan hati. Tidak ada pemain arogan di sini dengan ego besar,” tuturnya.

"Memiliki ego memang bukan hal buruk karena terkadang dapat memaksimalkan potensi seseorang, tapi tim ini diisi oleh para pemain rendah hati,” lanjut Ancelotti.

Tekad Besar

<p>Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia berusia 62 tahun yang kini menjalani musim pertama di periode keduanya bersama Real Madrid ini menjadi pelatih yang paling banyak tampil di laga final Liga Champions, yaitu sebanyak 5 kali termasuk yang terbaru musim 2021/2022 ini. Dari 4 laga final sebelumnya, 3 kali dilakoninya bersama AC Milan (2002/2003, 2004/2005 dan 2006/2007) dan 1 kali bersama Real Madrid di musim 2013/2014. Hanya di musim 2004/2005 ia kalah di final, sementara 3 laga final lainnya berujung juara. (AP/Manu Fernandez)</p>

Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia berusia 62 tahun yang kini menjalani musim pertama di periode keduanya bersama Real Madrid ini menjadi pelatih yang paling banyak tampil di laga final Liga Champions, yaitu sebanyak 5 kali termasuk yang terbaru musim 2021/2022 ini. Dari 4 laga final sebelumnya, 3 kali dilakoninya bersama AC Milan (2002/2003, 2004/2005 dan 2006/2007) dan 1 kali bersama Real Madrid di musim 2013/2014. Hanya di musim 2004/2005 ia kalah di final, sementara 3 laga final lainnya berujung juara. (AP/Manu Fernandez)

Menurut Ancelotti, Madrid bisa tampak begitu menyatu karena para pemain memang saling mendukung sepanjang musim. Tidak ada pemain yang iri dengan pemain lainnya.

"Tidak ada satu pun pemain yang merasa lebih penting daripada yang lain. Mereka tidak merasa kalah penting jika kurang mendapatkan menit bermain," sambung Ancelotti.

"Selain itu, ada pula beban jersey. Pemain yang mengenakan kostum Real Madrid merasakan sesuatu yang spesial," jelas pelatih asal Italia.

Sumber: Real Madrid

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 8/5/2022)

Yuk Tengok Persaingan di La Liga saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel