Liga Spanyol: Fakta Baru Nih, Ansu Fati Ternyata Enggak Begitu Suka Jadi Penyerang Sayap

Bola.com, Jakarta - Penyerang muda Barcelona, Ansu Fati punya kans besar untuk menjadi seorang striker tengah. Artinya bakal ada perubahan posisinya yang seringkali dimainkan sebagai penyerang sayap di Barcelona.

Muncul fakta baru, bahwa Ansu Fati merasa lebih nyaman bermain sebagai penyerang tengah di Barcelona. Diketahui pemain berusia 19 tahun itu selalu diandalkan di sektor sayap kiri maupun kanan.

Sejak promosi ke tim senior Barcelona pada musim 2019/2020 lalu, Fati memang lebih akrab di posisi sayap. Ia seringnya beroperasi di sisi kiri, tetapi juga bisa dimainkan di kanan.

Namun, pemain yang sudah mencatatkan 66 penampilan bersama Barcelona hingga 26 September 2022 ini juga pernah dimainkan sebagai penyerang tengah. Ia bahkan sempat memainkannya sekali di musim ini, saat Barcelona menang 3-0 atas Sevilla di pekan ke-4 Liga Spanyol musim ini.

Walaupun begitu, jumlahnya bermain sebagai penyerang tengah masih terbilang sedikit. Menurut catatan Transfermarkt, Fati baru baru bermain sebagai penyerang tengah di enam pertandingan saja.

Alasan Fisik

2. Pencetak Gol Termuda di Barcelona - Kali ini Ansu Fati masuk dalam buku rekor Barcelona sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah klub. Jebolan La Masia itu sukses membobol gawang Osasuna saat berumur 16 tahun 304 hari. (AFP/Josep Lago)
2. Pencetak Gol Termuda di Barcelona - Kali ini Ansu Fati masuk dalam buku rekor Barcelona sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah klub. Jebolan La Masia itu sukses membobol gawang Osasuna saat berumur 16 tahun 304 hari. (AFP/Josep Lago)

Laporan Sport mengungkapkan bahwa Fati justru merasa senang saat dipasang sebagai penyerang tengah. Alasan fisik menjadi faktor yang mendasarinya.

Menurut laporan itu, bermain di posisi penyerang tidak akan terlalu menuntut fisik yang lebih. Ia tidak akan terlalu dipaksa untuk terlalu sering berlari.

Beda halnya ketika dipasang sebagai seorang penyerang. Ansu Fati bakal fokus di daerah sekitar kotak penalti dan menciptakan kombinasi permainan melalui kecepatan yang dimilikinya.

Belum Kembali 100 Persen

2. Ansu Fati (Barcelona) - Penampilan apik Ansu Fati bersama Barcelona dan timnas Spanyol sangat luar biasa. Kehebatannya di lapangan membuat pemain berusia 17 tahun ini dijuluki sebagai bocah ajaib. (AFP/Lluis Gene)
2. Ansu Fati (Barcelona) - Penampilan apik Ansu Fati bersama Barcelona dan timnas Spanyol sangat luar biasa. Kehebatannya di lapangan membuat pemain berusia 17 tahun ini dijuluki sebagai bocah ajaib. (AFP/Lluis Gene)

Apa yang dikeluhkan oleh Fati memang terbukti sesuai data yang ada. Dalam laporan yang sama menyebutkan, ia belum bisa melakukan 50 sprint dalam satu pertandingan.

Kendati begitu, Barcelona lebih memilih untuk mengasah kemampuan fisiknya itu. Fati sedang dilatih kekuatan dan ketahanan tubuh untuk meningkatkan kondisi fisiknya.

Manajer Xavi Hernandez dikabarkan yakin dengan kemajuan yang akan dialami oleh pemainnya tersebut. Ia percaya Fati bisa mencapai target yang ditetapkan.

Perbandingan Peluang

Ansu Fati (kiri) kini masih berusia 19 tahun dan masih terus mencetak gol setiap kali bermain. Pada musim lalu, pemain jebolan La Masia ini minim mendapatkan kesempatan bermain akibat cedera yang dialaminya. Banyak yang ragu akan kemampuannya ketika kembali dari cedera, namun ia bisa menjawab keraguan tersebut dengan mencetak gol dalam laga El Clasico setelah baru kembali dari cedera. (AFP/Josep Lago)
Ansu Fati (kiri) kini masih berusia 19 tahun dan masih terus mencetak gol setiap kali bermain. Pada musim lalu, pemain jebolan La Masia ini minim mendapatkan kesempatan bermain akibat cedera yang dialaminya. Banyak yang ragu akan kemampuannya ketika kembali dari cedera, namun ia bisa menjawab keraguan tersebut dengan mencetak gol dalam laga El Clasico setelah baru kembali dari cedera. (AFP/Josep Lago)

Fati memang selayaknya harus bermain di posisi sayap untuk bisa mendapatkan menit bermain lebih banyak. Jika harus menuruti keinginannya bermain di posisi penyerang, waktu bermainnya akan lebih sedikit.

Di posisi sayap kiri, Fati hanya bersaing dengan Ferran Torres. Untuk bermain di sayap kanan sedikit sulit karena masih ada nama Ousmane Dembele dan Raphinha.

Sementara itu, posisi penyerang akan sangat sulit. Robert Lewandowski adalah pilihan tidak tergantikan. Setelah itu masih ada nama Memphis Depay. Penyerang sekelas Pierre-Emerick Aubameyang saja sampai harus angkat kaki karena tidak percaya diri untuk bersaing mendapatkan posisi inti dengan Lewandowski.

Sumber: Sport

Disadur dari: Bola.net (Abdi Rafi Akmal, published 26/9/2022)

Yuk Intip Posisi Barcelona Saat Ini