Liga Spanyol: Kandidat Presiden Barcelona Ungkap Borok Manajemen Klub

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Kandidat presiden Barcelona, Agusti Benedito, merasa kondisi klub saat ini sangat sulit secara finansial. Menurutnya, kinerja manajemen klub yang lama membuat kondisi internal bobrok.

Barcelona memang tidak dalam situasi yang bagus pada musim 2020/2021. Pandemi Covid-19 membawa klub dalam kondisi finansial yang buruk. Barcelona pun kesulitan bergerak di bursa transfer.

Pada awal musim 2020/2021 lalu, klub asal Catalan tidak mampu membeli Memphis Depay. Padahal, Lyon 'hanya' meminta 30 juta euro sebagai mahar transfer. Harga yang harusnya tidak mahal bagi Barcelona.

Tiga musim terakhir, Barcelona telah membayar mahal untuk membeli Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, dan Antoine Griezmann. Tiga pemain itu dibeli dengan harga lebih dari 100 juta euro oleh Barcelona.

Krisis finansial Barcelona mulai mencuat ke publik saat rencana pemotongan gaji terkuak pada Mei 2020 lalu. Barcelona belakangan mengajukan opsi pemotongan gaji lanjutan tapi di tolak oleh para pemain.

Di sisi lain, krisis finansial pula yang membuat Barcelona harus melepas sejumlah pilar. Luis Suarez sudah didepak, Coutinho menunggu giliran. Barcelona ingin memangkas tagihan gaji klub.

"Barcelona sedang mengalami satu situasi keuangan yang sangat, sangat sulit," ucap Agusti Benedito kepada Radio Marca, dikutip dari Goal International.

"Dewan klub yang lama telah bikin Barcelona hancur-hancuran. Ini [krisis finansial] adalah masalah yang sangat mendesak. Saya akan katakan bahwa mereka punya rencana yang mengejutkan," imbuh Agusti Benedito.

Situasi Gawat

Agusti Benedito, andai terpilih menjadi presiden Barcelona, butuh waktu hingga empat bulan untuk bisa memulihkan situasi finansial klub. Bahkan, dia tidak menampik mungkin butuh waktu lebih panjang.

"Ini akan menjadi keputusan yang sangat penting," kata Agusti Benedito.

"Ketika saya mendengar Neymar bicara [ingin satu tim dengan Lionel Messi], saya bilang 'gawat, harus hati-hati dengan orang ini'. PSG milik Qatar, tuan rumah Piala Dunia. Jika PSG ingin Messi, secara ekonomi kami tidak berdaya," kata Agusti Benedito.

Sumber: Goal International

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 19/12/2020)

Video