Liga Spanyol: Kans Lionel Messi Bertahan di Barcelona Disebut Sulit

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Barcelona sedang dihadapkan dengan situasi berat di musim panas ini. Raksasa La Liga tersebut harus segera merampungkan kontrak buat Lionel Messi yang berstatus tanpa klub dan bisa 'dicolong' oleh tim lain sewaktu-waktu.

Seperti yang diketahui, kontrak sang bintang resmi berakhir pada tanggal 1 Juli kemarin. Kerugian lebih dari satu miliar Euro akibat pandemi COVID-19 membuat mereka harus menyusun proposal kontrak baru buat Lionel Messi dengan sebaik-baiknya.

Permasalahan semakin pelik dengan adanya salary cap (batas gaji) yang ditetapkan pihak La Liga. Menurut laporan terakhir, Barcelona diketahui harus menurunkan beban gajinya sebesar 200 juta euro agar bisa menampung Messi musim depan.

Barcelona tidak tinggal diam. Mereka lantas melakukan upaya negosiasi dengan pihak La Liga agar mau melonggarkan regulasi salary cap. Sayangnya La Liga tidak mengindahkan permintaan tersebut.

Satu-satunya jalan keluar buat mereka adalah melepas beberapa pemain bintang, entah itu dengan menjualnya ke klub lain atau memutus kontrak secara sepihak. Sebagaimana yang telah mereka lakukan terhadap Matheus Fernandes beberapa waktu lalu.

Pemain seperti Philippe Coutinho, Samuel Umtiti, hingga Miralem Pjanic dikabarkan telah masuk dalam daftar pemain yang bakalan dilepas Barcelona dalam waktu dekat. Umtiti sendiri diketahui ogah kalau kontraknya diputus sebelum waktunya.

Kalau tidak segera menurunkan beban gajinya, Barcelona bakal kehilangan Messi musim depan. Situasi ini membuat presiden La Liga, Javier Tebas, jadi ragu bisa melihat pria berdarah Argentina tersebut bermain untuk Barcelona musim depan.

"Dia takkan bisa mendapatkan kontrak dengan kondisi yang sama dengan kontrak sebelumnya. Itu hampir mustahil, tapi saya tidak yakin ada klub Eropa lain yang bisa membayar angka sesuai dengan kontrak sebelumnya," ujar Tebas dikutip dari Goal International.

Tak Masalah Lionel Messi Tinggalkan Barcelona

Pada menit ke-90, Ekuador harus bermain dengan 10 pemain usai pemain belakang Ekuador Piero Hincapie mendapatkan kartu merah setelah menjatuhkan Angel Di Maria di luar kotak penalti dan menghasilkan tendangan bebas untuk Argentina. (Foto:AP/Andre Penner)
Pada menit ke-90, Ekuador harus bermain dengan 10 pemain usai pemain belakang Ekuador Piero Hincapie mendapatkan kartu merah setelah menjatuhkan Angel Di Maria di luar kotak penalti dan menghasilkan tendangan bebas untuk Argentina. (Foto:AP/Andre Penner)

Tebas berharap Lionel Messi bertahan di Barcelona dan akan tetap meramaikan kancah persaingan La Liga musim depan. Namun kalaupun tak terwujud, ia tidak mempermasalahkan. Tebas masih percaya pamor kompetisi takkan turun meski ditinggal peraih enam trofi Ballon d'Or itu.

"Keputusan soal apakah Messi bertahan atau pergi itu tidak bergantung pada saya, tetapi Barcelona. Kami ingin dan berharap Barcelona bisa menyelesaikan masalahnya sehingga Messi bisa bertahan di Spanyol," Tebas menambahkan.

"Kami selalu menginginkan pemain terbaik di La Liga, tapi Neymar dan Cristiano Ronaldo pergi dan kami masih tetap bertumbuh. Kami terus bekerja dan Serie A serta Ligue 1 tidak bertumbuh pesat seperti yang diinginkan [dengan bintang-bintang itu]."

"Pemain Premier League tidak memenangkan Ballon d'Or taapi masih menjadi kompetisi terbaik dari segi olahraga dan finansial. Kami tidak seharusnya terobsesi dengan pemain. Saya ingin Messi bertahan tapi itu tidak penting," pungkasnya.

Sumber asli: Goal International

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, Published 09/07/2021)

Saksikan Video Pilihan Kami:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel