Liga Spanyol: Mbappe Batal ke Real Madrid, Presiden La Liga Ngadu ke UEFA

Bola.com, Jakarta - Presiden La Liga, Javier Tebas, mengatakan bahwa pihaknya akan mengirimkan keluhan resminya ke UEFA dalam satu atau dua hari ke depan mengenai kontrak baru Kylian Mbappe di Paris Saint-Germain.

Tebas mengklaim bahwa "tidak mungkin tidak ada kecurangan", mengacu pada aturan Financial Fair Play (FFP), dan bahwa La Liga "tidak akan membiarkan klub Eropa menghancurkan ekosistem sepak bola Eropa."

Mbappe menolak Real Madrid untuk menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun di PSG pekan lalu, mendorong Tebas untuk mengatakan kesepakatan itu adalah penghinaan terhadap sepak bola mengingat kerugian finansial klub Prancis tersebut.

Dengan segala data dan bukti yang telah dikumpulkan, Javier Tebas, mewakili La Liga, akan bersurat pada UEFA mengenai adanya kemungkinan kecurangan yang dilakukan PSG terkait saga transfer Kylian Mbappe.

 

Kerugian Meningkat

Kylian Mbappe. Striker asal Prancis berusia 22 tahun yang memperkuat Paris Saint-Germain ini telah mencetak 26 gol dari 30 pertandingan di Ligue 1 dan menjadi top skor sementara di Liga Prancis musim ini. (AFP/Franck Fife)
Kylian Mbappe. Striker asal Prancis berusia 22 tahun yang memperkuat Paris Saint-Germain ini telah mencetak 26 gol dari 30 pertandingan di Ligue 1 dan menjadi top skor sementara di Liga Prancis musim ini. (AFP/Franck Fife)

PSG menderita kerugian 224,3 juta euro pada 2020/2021, meningkat 80 persen dari tahun sebelumnya. Tebas meminta UEFA menyelidiki temuan ini.

Semuanya telah disiapkan dan Tebas akan mengirimkan surat resmi dalam tempo dua hari.

"Pengaduan yang akan kami sampaikan ke UEFA sudah disusun dan dalam tahap peninjauan," kata Tebas dinukil dari France24.

 

Apa Masalahnya?

Presiden La Liga, Javier Tebas menilai Barcagate tidak hanya berpengaruh bagi Barcelona namun juga berimbas dan dapat merusak reputasi Liga Spanyol. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Presiden La Liga, Javier Tebas menilai Barcagate tidak hanya berpengaruh bagi Barcelona namun juga berimbas dan dapat merusak reputasi Liga Spanyol. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Tebas merasa kalau langkah La Liga memperkenalkan sistem pembatasan pengeluaran yang ketat pada tahun 2013, yang mencakup anggaran yang dikenakan pada setiap klub Spanyol tergantung pada situasi keuangan mereka, dinodai oleh segelintir pihak.

"Kami tidak akan membiarkan klub Eropa merusak ekosistem sepak bola Eropa," kata Tebas.

“Jauh di lubuk hati, tidak masalah bagi kita siapa pemiliknya, apakah itu dipegang suatu negara atau tidak, masalahnya adalah sikap pemiliknya karena tidak ada batasan, seakan-akan kerugian tidak masalah. Mereka curang dengan sponsor yang dipegang oleh suatu negara."

 

Urus Saja Liga Sendiri

Aleksander Ceferin (AFP/ARIS MESSINIS)
Aleksander Ceferin (AFP/ARIS MESSINIS)

Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan dalam sebuah wawancara dengan AFP di Paris pada hari Jumat bahwa ia menolak kritik La Liga terhadap kesepakatan baru Mbappe.

"Saya sama sekali tidak setuju. Ada terlalu banyak sesuatu yang salah dalam sepak bola, dan saya pikir setiap liga harus mengkhawatirkan situasi mereka sendiri," kata Ceferin.

"Saya kira tidak tepat satu liga mengkritik liga lain. Setahu saya, tawaran dari Real untuk Mbappe mirip dengan tawaran PSG," tambah Ceferin.

Sumber: France24/AFP

Real Madrid Juara Liga Spanyol

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel