Liga Spanyol: Real Madrid Sudah Punya Generasi Baru untuk Meneruskan Tradisi Juara

Bola.com, Jakarta - Real Madrid berhasil menjadi juara La Liga musim ini dan telah melangkah ke final Liga Champions. Menariknya, ada sesuatu yang tidak biasa ketika Los Blancos bangkit dan berbalik unggul atas Man City di leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (5/5/2022) dini hari WIB.

Dalam pertandingan yang digelar di Santiago Bernabeu itu, Man City sempat unggul lebih dulu pada menit ke-73 lewat gol Riyad Mahrez. Gol yang membuat Real Madrid defisit dua gol karena secara agregat tertinggal 3-5.

Namun, Real Madrid mampu bangkit pada akhir pertandingan. Dua gol yang dicetak oleh Rodrygo Goes membuat kedudukan agregat menjadi imbang 5-5 dan memaksa pertandingan berlanjut dengan extra time. Akhirnya Real Madrid melangkah ke final berkat gol penalti Karim Benzema pada babak tambahan tersebut.

Apa yang berbeda dan tidak biasa dalam pertandingan di Santiago Bernabeu itu? Carlo Ancelotti memutuskan untuk menarik keluar tiga pemain andalan dan senior di lini tengah, Casemiro, Toni Kroos, dan Luka Modric, ketika pertandingan berlanjut ke babak extra time.

Dengan sejumlah pemain muda, Real Madrid tampil luar biasa pada akhir pertandingan dan mampu mengamankan tiket pertandingan final Liga Champions.

Valverde dan Camavinga Jadi Andalan Baru

<p>Real Madrid memiliki salah satu trio lini tengah terbaik abad ke-21 yaitu Toni Kroos, Luka Modric dan Casemiro. Selain itu, Los Blancos juga memiliki Eduardo Camavinga, Federico Valverde, Dani Ceballos, dan Isco. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)</p>
<div id=

Real Madrid memiliki salah satu trio lini tengah terbaik abad ke-21 yaitu Toni Kroos, Luka Modric dan Casemiro. Selain itu, Los Blancos juga memiliki Eduardo Camavinga, Federico Valverde, Dani Ceballos, dan Isco. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

"/>

Seperti dilansir dari Marca, dua pemain yang tampil cemerlang dalam pertandingan tersebut adalah Fede Valverde dan Eduardo Camavinga. Keduanya tanpa menyerah melakukan tekanan pada akhir pertandingan.

Valverde tampil sejak awal pertandingan dan bermain selama 120 menit melawan Man City. Kekuatan, kemampuan fisik dan teknisnya dalam membawa bola menjadi kunci Real Madrid bisa memaksakan pertandingan ke extra time dan meraih kemenangan.

Sementara itu, Camavinga yang dimasukkan Carlo Ancelotti saat pertandingan waktu normal tinggal 15 menit lagi, mampu menjalankan tugas menggantikan peran yang dilakukan Casemior dan Modric.

Camavinga merupakan karakter utama yang membangun serangan ketika gol ketiga Real Madrid tercipta. Ia membawa bola sejauh 40 meter, mengirimkan bola kepada Rodrygo Goes yang langsung mengalirkannya ke Karim Benzema yang kemudian dijatuhkan oleh Ruben Diaz di kotak penalti.

Dani Ceballos Kembali dan Perlihatkan Kualitas

<p>Gelandang Real Madrid, Dani Ceballos. (AFP/Ander Gillenia)</p>
<div id=

Gelandang Real Madrid, Dani Ceballos. (AFP/Ander Gillenia)

"/>

Kemudian ketika Dani Ceballos masuk lapangan, pemain asal Spanyol itu tampil baik setelah cukup lama absen karena cedera yang harus dialaminya ketika memperkuat Timnas Spanyol di Olimpiade Tokyo.

Ancelotti tampaknya tak memasukkan Ceballos ke dalam rencannya setelah sang gelandang pulih dari cederanya. Hal tersebut karena sang pemain cukup lama tidak mendapatkan kesempatan untuk bermain.

Namun, dalam beberapa pertandingan terakhir, kemampuannya dalam mempertahankan dan membawa bola menjadi kunci upaya Real Madrid dalam mengontrol permainan dan memastikan kemenangan.

Sementara itu, Casemiro, Toni Kroos, dan Luka Modric, menyaksikan kebangkitan Real Madrid dari bangku cadangan ketika Valverde dan Camavinga membawa tim melaju ke final.

Sumber: Marca

Keberhasilan Real Madrid Juara La Liga Musim Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel