Lihat Motor Vixion Konvoi, Pengendara Ninja H2 Langsung Bereaksi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Konvoi menjadi salah satu kegiatan yang kerap dilakukan oleh komunitas motor, untuk menghabiskan waktu mereka saat akhir pekan. Hal ini tidak hanya terjadi di kota besar saja, namun juga di daerah.

Kesempatan ini juga kerap dimanfaatkan untuk bertukar ide dan informasi, terkait permasalahan seputar tunggangan dan juga tips perawatan serta modifikasi.

Biasanya komunitas tersebut dibentuk sesuai dengan jenis dan tipe motor yang mereka gunakan, meski ada juga yang kendaraannya berbeda model serta merek.

Bicara soal klub motor, baru-baru ini beredar video yang menunjukkan beberapa pemuda mengendarai Yamaha Vixion sedang konvoi di sebuah ruas jalan yang tidak diketahui lokasinya.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Instagram @agoez_bandz4, Rabu 30 Juni 2021, tayangan memperlihatkan bagaimana para pengendara motor sport naked itu melintas berbarengan, beberapa ada yang tidak mengenakan helm.

Tampilan kuda besi mereka juga sebagian ada yang dimodifikasi, mulai dari lampu depan hingga spatbor belakang. Sembari lewat, terdengar suara raungan mesin yang berasal dari rombongan itu.

Uniknya, mereka lewat tepat di depan seorang pemuda lain yang sedang bersantai di sisi jalan. Ada satu unit motor yang diparkir di sampingnya, dan modelnya bukan sembarangan.

Kendaraan yang dimaksud adalah Kawasaki Ninja H2, yakni motor gede atau moge yang dibekali mesin empat silinder berkapasitas 1.000cc, tujuh kali lebih besar dari milik Vixion yang 150cc.

Di atas kertas, Ninja H2 memiliki tenaga 310 daya kuda serta torsi 156 Newton meter. Motor ini bisa melesat hingga kecepatan lebih dari 350 kilometer per jam, dan dapat mengeluarkan suara garang layaknya moge.

Saat rombongan Vixion itu lewat sembari menggeber mesin, sang pemilik Ninja H2 langsung bereaksi dengan tertawa lepas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel