Lika-liku Kisah Atlet NPC Suwarti: Tantangan Membagi Waktu Sebagai Petenis Meja, PNS, dan Ibu

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Solo - National Paralympic Committee (NPC) Indonesia mempunyai satu diantara atlet andalan untuk cabang olahraga tenis meja, Suwarti. Atlet berusia 34 tahun asal Kabupaten Pati, Jateng itu sudah punya beragam torehan prestasi gemilang.

Suwarti sudah lama diandalkan untuk cabang olahraga tenis meja, baik di nomor tunggal putri maupun ganda dan campuran. Medali emas di sejumlah kejuaraan dunia, khususnya ASEAN Para Games Sejak edisi 2011 dipersembahkan untuk Merah-putih.

Prestasi tertinggi Suwarti adalah menyabet medali emas di nomor ganda campuran pada ajang Asian Para Games di Jakarta pada 2018. Kini Suwarti kembali mempersiapkan diri untuk peluang tampil di Paralimpiade Tokyo bulan Agustus mendatang.

Di balik kehidupannya sebagai atlet andalan Indonesia, siapa sangka ia merupakan sosok perempuan hebat di tengah kesibukan lainnya. Selain aktif sebagai atlet tenis meja NPC Indonesia, ia juga bekerja sebagai PNS di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah yang berkantor di Semarang.

Ia juga harus membagi waktu dengan keluarga, suami dan kedua anaknya yang ada di Solo. Suwarti berdomisili di Sambi, Kabupaten Boyolali, namun juga punya tempat tinggal di Solo. Di kota tersebut ia mengikuti pemusatan latihan.

Suwarti memiliki suami bernama Eko Warsono, serta dua anak bernama Muhammad Nur Fauzi dan Dinandra Reynand Syahreza. Kepada Bola.com, Suwarti mengaku menjalani beragam peran sekaligus menjadi tantangan tersendiri dalam hidupnya.

"Itu (membagi peran dan waktu) sangat sulit sebenarnya, di sisi lain harus tertib disiplin sebagai atlet, saya harus tinggal di mes. Kemudian enggak boleh pulang, latihan terus," terang Suwarti saat dijumpai di GOR Sritex Arena, Solo, belum lama ini.

"Di sisi lain saya punya keluarga, alhamdulillah saya orang sekitar Solo dan pelatnas ada di Solo, saya bisa bisa mencuri-curi waktu. Memang saya dapat kamar atlet untuk istirahat siang, tapi saya bisa izin pulang malamnya. Ya beginilah rutinitas yang harus saya lakukan," lanjut Suwarti.

Pesan Penting

Atlet andalan NPC Indonesia cabor tenis meja di kelas TT 8, Suwarti. (Bola.com/Vincentius Atmaja)
Atlet andalan NPC Indonesia cabor tenis meja di kelas TT 8, Suwarti. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Suwarti mengklaim dirinya sebagai sosok perempuan tegas, termasuk bagi anak-anaknya di rumah. Disiplin waktu selalu ia tanamkan untuk keluarga, khususnya kepada dua anaknya.

Apalagi anak pertamanya, sedang fokus sebagai calon atlet tenis meja di usai yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Suwarti memang tak memaksa buah hatinya untuk mengikuti jejaknya di dunia olahraga, namun pesan penting disampaikan agar meraih banyak kesuksesan di masa depan.

"Saya pribadi inginnya tegas, banyak orang bilang kalau saya ini orangnya galak. Tapi disiplin untuk anak-anak saya, tanggung jawab dengan apa yang dipilih," tuturnya.

"Saya terapkan sama untuk dua anak saya. Seperti anak pertama, kalau mau fokus seperti saya di olahraga jangan setengah-setengah," tegas Suwarti.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini