Lima belas anak tewas di Haiti dalam kebakaran di panti asuhan

Kenscoff (AFP) - Lima belas anak tewas ketika api melalap sebuah panti asuhan tak berizin di luar Ibu Kota Haiti Port-au-Prince, seorang hakim mengatakan kepada AFP, Jumat (14/2). Tragedi itu menyoroti permasalahan menyangkut lembaga kesejahteraan anak-anak di negara pulau tersebut.

Dua anak meninggal dalam kebakaran itu dan 13 lainnya meninggal di rumah sakit akibat menghirup asap, kata hakim Raymonde Jean Antoine.

Bangunan yang tidak tak punya izin beroperasi sebagai panti asuhan sejak 2013 itu menampung sekitar 66 anak, katanya.

Kebakaran di Kenscoff mulai muncul tak lama setelah pukul 21:00 waktu setempat pada Kamis, Antoine menambahkan. Kenscoff adalah kota berpenduduk 50.000 yang terletak di selatan ibu kota negara.

Menurut salah satu anak, api tersulut dari beberapa lilin yang dinyalakan anak-anak di kamar mereka karena listrik padam, katanya kepada AFP.

Investigasi sedang dilakukan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran serta mengidentifikasi orang-orang yang bertanggung jawab mengelola panti asuhan tersebut.

Antoine mendatangi Panti Asuhan Gereja Pengertian Alkitab pada Jumat pagi untuk melaporkan kematian dua korban di gedung itu. Usia mereka belum diketahui. Dia juga akan mencatat kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran.

Bangunan dua lantai itu dalam kondisi rusak total. Tempat-tempat tidur susun, yang beberapa di antaranya dalam kondisi menyedihkan, dijejalkan ke kamar-kamar kecil. Kerusakan juga terlihat di tangga sempit dan hanya satu pintu keluar yang dapat digunakan, lapor seorang wartawan AFP.

"Kondisi hidup anak-anak benar-benar diabaikan: semua yang kami lihat adalah anak-anak hidup seperti binatang," kata Antoine. Ia menambahkan bahwa alat pemadam kebakaran tak tampak tersedia.

Hanya tiga orang dewasa yang berada di tempat itu pada saat kebakaran terjadi.

"Panti asuhan ini tidak memiliki izin pengelolaan," kata Arielle Jeanty Villedrouin, direktur kantor kesejahteraan anak-anak Haiti (IBESR).

"Saya yakin ini adalah organisasi yang menerima dana dari sektor keagamaan dan kalangan misionaris asing --saya tidak tahu persis, tetapi ini secara ilegal."

Organisasi-organisasi seperti Panti Asuhan Gereja Pengertian Alkitab itu berkembang biak setelah gempa bumi 2010 menghancurkan Haiti. Negara pulau itu masih berusaha untuk pulih.

Pada awal 2019, IBESR menemukan bahwa hanya 35 dari 756 tempat penampungan anak remaja di seluruh negara miskin itu yang memiliki izin operasi.

Delapan puluh persen dari 27.000 anak yang tinggal di panti-panti asuhan Haiti masih punya setidaknya satu orang tua yang masih hidup.

Selain menjalankan penyelidikan hukum, pemerintah berupaya untuk "memulihkan anak-anak yang selamat, yang mengalami trauma setelah tragedi itu, dan menempatkan mereka di bawah pusat transisi IBESR. Di sana, mereka akan menerima bantuan psikososial," kata Villedrouin.

Pada 2017, Lumos, sebuah LSM yang didirikan oleh penulis JK Rowling dari Harry Potter , melaporkan bahwa setidaknya 70 juta dolar AS diterima setiap tahun oleh hanya sepertiga dari panti asuhan di Haiti. Lumos terkenal atas kiprahnya menyatukan kembali anak-anak panti asuhan dengan orang tua mereka.

Perkiraan tersebut dibuat setelah analisis satu-satunya dari laporan anggaran LSM asing muncul karena laporan misi keagamaan tidak tersedia.


amb/to/sst/to/dw/to/ft