Lima Jam Pemilik Hotel Planet Diperiksa

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pengusaha terkenal di Batam, Karto, memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Polresta Barelang, Sabtu (23/6/2012). Selama lima jam, Karto menjalani pemeriksaan di Unit V Ranmor Sat Reskrim Polresta Barelang Batam.

Karto adalah pemilik Hotal Planet Holiday Batam yang menjadi sasaran bentrok antarkelompol pekan lalu. Dia menyelesaikan pemeriksaannya sekitar pukul 15.00 WIB. Pengusaha yang dikenal dekat dengan perwira tinggi bintang tiga itu langsung bergegas masuk ke mobil yang sudah menunggu. Selain Karto, penyidik juga kembali memeriksa Basri.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Karyoto mengatakan, penyidik sudah menetapkan Basri sebagai tersangka. "Untuk penambahan tersangka, baru Basri saat ini. Namun yang pasti kasus ini terus kami kembangkan," ujar Karyoto.

Penetapan Basri sebagai tersangka merupakan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Kami ingin situasi di Batam aman. Kepolisian tidak akan memihak kepada salah satu kelompok yang bentrok, jika mereka terbukti bersalah di dalam penyelidikan, kami akan menjadikan mereka sebagai tersangka," ujar Karyoto.

Dari pihak Tony, penyidik juga memanggil Roy Wright, pengacara Tony Fernando. "Saya hanya memenuhi panggilan penyidik saja, ya saksi meringankan dari saudara Toni Fernando," ujar Roy. Namun sayang saat ditanyai lebih jauh, Roy memilih enggan untuk berkomentar.

Pasukan Brimob masih terus disiagakan untuk pengamanan di beberapa titik yang dianggap masih rawan. Bantuan pengamanan itu dilakukan hingga kondisi Batam makin kondusif. (tribunnewsbatam/mau/ane/koe)

Berita Terkait: Hotel Planet Holiday Diserang
  • Kerugian Hotel Planet Holiday Capai Rp 600 Juta
  • Polisi Tetapkan Basri Tersangka Bentrok Planet Holiday…
  • Utusan SBY Temukan Kejanggalan Sertifikat Lahan di…
  • Kerusuhan Hotel Planet Holiday Batam Usik SBY


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.