Lima Kapal Asing dan Satu Pesawat Maritim AS Bantu Cari KRI Nanggala

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Achmad Riad mengatakan bahwa kini telah mengerahkan 21 KRI, termasuk KRI Alugoro, dalam pencarian KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di Perairan Bali bagian utara.

"Adapun perkembangan terbaru bahwa KRI yang dikerahkan pada proses pencarian disebutkan ada 21 KRI. Jumlah ini sudah termasuk KRI Alugoro. Jadi total jumlahnya 21 KRI. Kalau pun nanti bisa ada penambahan," kata Riad saat konferensi pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat, 23 April 2021.

Ia mengatakan bahwa kini juga mendapat bantuan dari kepolisian sebanyak empat kapal, antara lain Gelatik, Enggang, Barata dan Balam. Kapal-kapal polisi itu dilengkapi dengan unit drone dan memiliki kemampuan sonar dua dimensi.

Ada juga perbantuan sedikitnya lima kapal asing, di antaranya MV Swift Rescue dari Singapura, Mega Bakti dari Malaysia, HMAS Ballarat dan HMAS Sirius dari Australia, dan satu kapal dari India. Satu pesawat patroli maritim Amerika Serikat, Boeing P-8 Poseidon, juga akan terlibat dalam operasi pencarian.

“Kita harapkan Poseidon bisa merapat," kata Riad.

Dalam proses pencarian saat ini diharapkan salah satu KRI yang memiliki peralatan yang mampu memonitor bawah laut yaitu KRI Rigel. Kapal itu akan menindaklanjuti atau mencari hasil temuan medan magnet dari KRI Rimau. (ant)