Lima peran layar Kenneth Tsang yang ikonik bagi orang Hong Kong

Aktor veteran asal Hong Kong Kenneth Tsang ditemukan meninggal dunia pada Rabu (27/4) waktu setempat di kamar hotel karantina Tsim Sha Tsui, Hong Kong.

Tsang telah menjalani tujuh hari karantina setelah kembali dari Singapura pada Senin (25/4) dan ditemukan pingsan di lantai kamar hotelnya oleh staf pada Rabu (27/4), menurut laporan South China Morning Post (SCMP).

Baca juga: Aktor "Godzilla" Akira Takarada meninggal dunia

Surat kabar itu menyebutkan Tsang berusia 87 tahun, tetapi sumber lain menyebutkan usianya 86 tahun. Penyebab kematian belum diketahui, namun SCMP melaporkan bahwa tes COVID-19 Tsang menunjukkan hasil negatif dan dia tidak memiliki kondisi medis lainnya.

Tsang dikenal dalam industri film global berkat aktingnya dalam film James Bond "Die Another Day" (2002), "The Killer" (1989), "Rush Hour 2" (2001) yang dibintangi Jackie Chan dan Chris Tucker, serta "The Replacement Killers" bersama Chow Yun-Fat dan Mira Sorvino. Selain itu, ia juga dikenal membintangi serial silat "The Legend of the Condor Heroes" (1983).

Selama 66 tahun berkarier, SCMP menyebutkan bahwa Tsang tidak pernah memerankan tokoh utama. Bagi orang di Hong Kong, ia paling diingat karena memerankan karakter jahat yang tampan dalam berbagai film klasik seperti "Teddy Girls" (1969). Dari 220 peran filmnya, Tsang terakhir membintangi "The Attorney" (2021).

Baca juga: Aktor "Moon Knight" Gaspard Ulliel meninggal kecelakaan ski

Berikut rangkuman lima peran layar Tsang yang tak terlupakan bagi penonton di Hong Kong, dikutip dari South China Morning Post pada Jumat.

A Better Tomorrow (1986)
Dalam film karya sutradara John Woo, Tsang memerankan seorang mantan napi yang menjalankan perusahaan taksi bernama Ken. Di film ini, Tsang muncul bersama aktor Ti Lung, Chow Yun-fat, dan Leslie Cheung.

Film ini dibuat dengan anggaran yang pas-pasan dan secara tak terduga meraup lebih dari 34 juta dolar Hong Kong dan memecahkan rekor box office Hong Kong pada saat itu.

Iklan pewarna rambut Bigen (1986)
Iklan produk pewarna rambut Bigen menjadi salah satu iklan layar kaca yang paling berkesan di Hong Kong. Pada saat itu, Tsang menjadi bintang iklannya.

Dalam adegan iklan, Tsang berdiri dengan latar belakang biru sambil memamerkan keunggulan produk tersebut untuk mewarnai rambut.

The Greed of Man (1992)
Dalam serial "The Greed Man", Tsang berperan sebagai kepala keluarga Lung bernama Lung Sing-bong. Serial yang ditayangkan di saluran televisi TVB Hong Kong ini membahas masalah sosial dan keuangan yang berlangsung selama tiga dekade.

Karakter Lung sendiri merupakan seorang sersan mayor yang korup di Royal Hong Kong Police Force. Untuk menghindari tuduhan korupsi yang berkaitan dengan pasar saham Hong Kong, Lung melarikan diri ke Taiwan pada 1973 dan akhirnya meninggal karena serangan jantung.

The Replacement Killers (1998)
Dalam film ini, Tsang memerankan karakter bos kriminal bernama Terence Wei. Film ini menjadi debut Hollywood-nya. "The Replacement Killers" disutradarai oleh John Woo dan dibintangi oleh Chow Yun-fat.

Cerita film dibuka dengan Wei yang meminta pembunuh profesional John Lee untuk membalas dendam atas kematian putranya. Lee tidak dapat menyelesaikan tugasnya sehingga Wei terus memburu Lee beserta keluarganya.

Overheard 3 (2014)
Setelah muncul di "Overheard 2", Tsang kembali bermain di seri film untuk angsuran ketiga, membintangi bersama aktor Lau Ching-wan, Louis Koo, dan Daniel Wu.

Dalam film ketiga, Tsang memerankan Paman To yang kuat, yang mengepalai keluarga kriminal dalam film thriller aksi. Untuk perannya, Tsang memenangkan penghargaan aktor pendukung terbaik di Hong Kong Film Awards ke-34.

Baca juga: Aktor veteran Nam Moon-chul meninggal setelah terdiagnosis kanker

Baca juga: Aktor dan seniman teater Gunawan Maryanto meninggal dunia

Baca juga: Aktor Ng Man-tat "Shaolin Soccer" meninggal dunia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel