Lima Posko di Masjid Nabawi Siap Bantu Jemaah Haji yang Terpisah atau Lupa Jalan

Merdeka.com - Merdeka.com - Masjid Nabawi menjadi tujuan utama jemaah haji Indonesia selama berada di Madina. Jemaah akan berada di Madinah selama lebih kurang sembilan hari.

Selama beraktivitas di Madinah, jemaah diminta tetap waspada mencegah kejadian tak diinginkan. Termasuk mencegah tindak kriminal yang kerap mengincar jemaah Indonesia.

"Walaupun di Arab Saudi, di Tanah Suci, hal-hal yang terjadi pada jemaah seperti penjambretan dan penipuan terhadap jemaah kerap terjadi," kata Kasie Perlindungan Jemaah (linjam), Harun Al Rasyid saat ditemui di sekitaran Masjid Nabawi, Minggu (5/6).

Harun mengatakan, pelaku kriminal biasanya mengincar jemaah haji lansia yang terpisah dari rombongan. Kemudian menawarkan untuk mengantarkan ke pemondokan tetapi pada akhirnya terjadi tindakan merugikan jemaah. Terhadap hal yang demikian, Harun meminta jemaah benar-benar waspada.

Harun menambahkan, di sektor khusus Masjid Nabawi terdapat lima posko jaga yang terdiri dari petugas kesehatan dan petugas linjam. Posko ditempatkan di pintu-pintu gerbang untuk memudahkan pelayanan pada jemaah yang membutuhkan seperti yang terpisah dari rombongan atau lupa jalan pulang ke hotel.

"Posko utama di pintu 332, pintu 328 pos dua, pintu 306 pos ketiga, pintu 358 pos , pos raudhah dibantu petugas setempat disebut abla," tutup Harun. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel