Lima rekornas kelompok umur tercipta pada hari kedua FAI 2022

Lima rekor nasional Kelompok Umur tercipta pada hari kedua Kejuaraan Nasional Akuatik bertajuk Festival Akuatik Indonesia 2022 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu.

Dikutip dari keterangan tertulis Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), total sudah ada sembilan rekornas Kelompok Umur yang dipecahkan selama dua hari.

Adelia kembali memecahkan rekornas kelompok umur satu (16-18 tahun) pada nomor 100 meter gaya dada putri. Adelia mencatat waktu terbaik 01:11,75 detik, lebih cepat dari rekor lama 01:12,02 detik milik Elysha Chloe Pribadi yang tercipta di Brisbane pada 2021.

Baca juga: Empat rekornas pecah pada hari pertama Festival Akuatik Indonesia 2022

Sehari sebelumnya, Adelia menciptakan rekornas KU-1 nomor 50 meter gaya dada yang sudah bertahan delapan tahun milik Janice Tandiokusumo 33,34 detik dipecahkan Adelia menjadi 33,05 detik.

Perenang putri lainnya, Ni Kadek Rena Kartika juga memecahkan rekornas KU-2 (12-13 tahun) nomor 100 meter gaya kupu-kupu yang tidak terpecahkan selama 29 tahun milik Olga Halim, 1993 dengan catatan 01:05,63 detik. Ni Kadek Rena Kartika mencatat rekor baru yakni 01:05,36 detik.

Pada kategori putra, Ibrahim Faqih dari DKI Jakarta mencatat rekornas KU-2 (14-15 tahun) nomor 100 meter gaya kupu-kupu dengan catatan 56,69 detik. Mempertajam rekor miliknya 57,07 detik di Jakarta pada 2021.

Masih di KU-2, Jeremy Elyon Master Ganesha mencetak rekornas KU-2 (14-15 tahun) nomor 50 meter gaya punggung putra dengan catatan 27,50 detik. Memecahkan rekor lama 27,69 detik milik A,A Gede Oka Satria yang tercipta di Jakarta pada 2018.

Baca juga: PRSI kembali gelar Kejurnas Akuatik setelah absen dua tahun

Di KU-3 (12-13 tahun), I Nyoman Gede Yajamana juga memecahkan rekornas KU-3 nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra dengan catatan 59,60 detik. Rekor lama 59,81 detik milik I Putu Wirawan.

Sementara itu, perolehan medali sementara kontingen Jawa Timur di peringkat pertama dengan koleksi 19 emas, 12 perak dan 14 perunggu. Peringkat kedua, DKI Jakarta dengan 17 emas, 17 perak dan 18 perunggu, diikuti Jawa Barat ketiga dengan 11 emas, 16 perak dan 12 perunggu.

Pada pertandingan polo air putri kategori usia di bawah 18 tahun, Tim Jawa Barat A keluar sebagai juara setelah mengoleksi tiga kemenangan. Jabar-A berhak meraih medali emas, sedangkan medali perak Jabar-B dan medali perunggu DKI Jakarta.

Untuk top skor diraih Amazia Keiko Radisty dari Yogyakarta, kemudian kiper terbaik disabet Zalfa Adinda Matania dari Jawa Barat, serta pemain terbaik jatuh pada Indah Safitri dari Jawa Barat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel