Lima rekornas pecah pada hari pertama renang Peparnas Papua

·Bacaan 2 menit

Lima rekor nasional (rekornas) terpecahkan pada hari pertama perlombaan cabang olahraga renang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Senin.

Dua rekornas pertama tercipta dari nomor 50 meter gaya dada putra dan putri klasifikasi S6 melalui perenang debutan M Gerry Pahker dan Siti Alfiah.

Gerry yang hadir di bawah bendera kontingen Riau tampil impresif dengan membukukan catatan waktu tercepat 44,32 detik. Hasil tersebut sekaligus memecahkan rekornas milik Toif Fauzi yang sebelumnya mencetak 48,02 detik pada 2016.

Sementara Siti Alfiah dari Jawa Tengah membuka perlombaan dengan medali emas usai membukukan catatan waktu 52,44 detik. Raihan tersebut memecahkan rekornas milik Riyanti pada 2018 dengan 59,15 detik.

Baca juga: Siti Alfiah pecahkan rekornas 50m gaya dada putri S6 di Peparnas Papua
Baca juga: Debu Gerry dan Siti langsung pecahkan rekor nasional di Peparnas Papua

Kemudian rekornas baru juga tercipta pada nomor 100 meter gaya bebas putri S12 melalui atlet renang Jawa Barat Laras Safitri Permatasari yang mempertajam catatan waktunya sendiri menjadi 1 menit 24,23 detik dari sebelumnya 1 menit 31,27 detik.

Pada nomor 100 meter gaya bebas putri, Naila Puja Rislani dari Jawa Barat juga berhasil memecahkan rekor nasional setelah meraih emas pada nomor 100 meter gaya bebas putri S15.

Naila membukukan waktu 1 menit 12,63 detik atau lebih baik dari dari rekornas sebelumnya milik Illiyin Nur Y dengan 1 menit 16,03 pada 2016.

Adapun satu rekor terakhir diciptakan Norlatifah atlet Kalimantan Selatan yang tampil pada nomor 50 meter gaya punggung putri S9 dengan 43,83 menit.

Baca juga: Atlet Jawa Barat raih emas pertama cabang renang Peparnas Papua

Dia menggeser rekornas milik Laura Aurelia Dinda pada 2016 dengan catatan waktu 44,37 detik.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pun mengapresiasi pencapaian perenang yang telah berjuang di Peparnas Papua.

"Terus terang, melihat semangat mereka dan kegigihan mereka memenangkan pertandingan ini, saya terharu tadi. Mereka yang disabilitas begitu semangatnya, begitu gigihnya dia mau jadi juara," kata Menpora Amali yang meninjau langsung perlombaan renang hari pertama.

Baca juga: Kalimantan Barat raih dua emas 100m gaya bebas Peparnas Papua
Baca juga: Hari ini peserta 30 nomor awali lomba renang Peparnas Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel