Lima Senapan di STIE Triguna Senjata Replika

Jakarta (ANTARA) - Polsek Metropolitan Kebayoran Baru memastikan lima pucuk senapan laras panjang yang ditemukan di depan Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Triguna, merupakan senjata replika.

"Setelah diperiksa, ternyata bukan senjata api, tapi hanya replika," kata Kepala Polsek Metro Kebayoran Baru, Ajun Komisaris Besar Polisi Adex Yusdiwan di Jakarta, Selasa.

AKBP Adex mengatakan pihak kepolisian meminta bantuan anggota TNI dari jajaran Kodim 0504 Jayakarta, guna memeriksa jenis senapan yang ditemukan di samping bak pinggir Jalan Hang Lekiu III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Adex memastikan senapan tersebut merupakan senjata yang biasa digunakan untuk industri perfilman dan tidak termasuk kategori senjata api maupun senjata gas (airsoft gun).

Namun, Adex menuturkan kelima senjata replika itu secara fisik hampir menyerupai bentuk asli dari senjata api laras panjang, seperti jenis Thompson, Property, AK-47, UZI dan MP U-21.

Meskipun replika, kepemilikan senjata replika harus mengantongi izin resmi dari pihak kepolisian, ujar Adex.

Bahkan, aparat Polsek Metro Kebayoran Baru menyelidiki pemilik senjata api tersebut, karena melanggar Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun sesuai UU Darurat.

Sebelumnya, seorang petugas keamanan, Ngadiman menemukan lima pucuk senapan yang terbungkus plastik hitam di depan sekolah Triguna, Kebayoran Baru, Senin (4/3) pukul 06.00 WIB.

Ngadiman mencurigai ada kendaraan yang membuang sesuatu saat hujan lebat di lokasi kejadian pada Minggu (3/3) sekitar pukul 22.00 WIB.

Namun, Ngadiman tidak mengetahui arah kendaraan tersebut, karena saat itu hujan lebat.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.