Lima Terdakwa Kasus Narkotika di Medan Dituntut Hukuman Mati

Merdeka.com - Merdeka.com - Kelima terdakwa kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 14 kilogram dan 1.896 butir pil ekstasi dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU), Maria Tarigan, di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (4/1).

Kelima terdakwa itu yakni Ma Can alias Olang, Ryan Christopher alias Lau Yong, Cahyono Wijaya alian Angke, Doni Bagus Setiawan alias Doni, dan Nur Azzizah Sitorus alias Ayu.

Dihadapan ketua majelis hakim, Oloan Silalahi. Jaksa menilai perbuatan kelima terdakwa itu terbukti melanggar Pasal 114 Ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

"Meminta agar majelis hakim menjatuhkan hukuman kepada kelima terdakwa dengan pidana mati," kata Maria.

Menurut Maria, adapun hal yang memberatkan para terdakwa lantaran mereka tak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika.

"Hal yang meringankan tidak ditemukan," ucap Maria.

Seperti dalam dakwaan, perkara ini berawal saat Sabaruddin (berkas terpisah) ditangkap oleh polisi. Berdasarkan informasi dari Sabaruddin polisi melakukan pengembangan dan menangkap terdakwa Ma Can.

Selanjutnya, polisi kembali melakukan penyelidikan bermodal informasi dari terdakwa Ma Can. Kemudian, polisi menangkap keempat terdakwa lainnya. Saat penangkapan itu polisi menemukan 14 kilogram sabu-sabu dan 1. 896 butir pil ekstasi yang disimpan oleh para terdakwa.

Menurut pengakuan para terdakwa mereka disuruh oleh seseorang bernama Abing (dalam penyelidikan) untuk menjemput narkotika tersebut di perairan Malaysia. Mereka diupah Rp40 juta apabila berhasil mengantarkan narkotika ke Indonesia. [ray]