Lima Tersangka Pembunuhan di Ciputat Ditangkap  

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil menangkap lima pelaku yang diduga membunuh penadah hasil curian, Ade Setyawan, 18 tahun, di Ciputat, pada 6 September lalu. Kelima pelaku berinisial B alias U, 20 tahun; T alias T (20); W alias B (22); I alias I (20); dan M alias D (21).

"Tidak semuanya membunuh, tiga orang diduga sebagai yang membunuh dan dua lagi hanya sebagai penadah," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Helmy Santika, di kantornya, Sabtu, 22 September 2012.

Helmy menjelaskan, petugasnya telah mengamankan B alias U terlebih dahulu. Kemudian dari hasil penyidikan diketahui B tidak melakukan pembunuhan sendirian, melainkan bersama T alias T dan W alias B. "B alias U sebagai otak atau inisiator untuk membunuh korban."

Menurut Helmy, B alias U dan T alias T sebagai eksekutor atau yang melakukan pembunuhan, sedangkan W alias B sebagai penjaga pos pantau. Mereka berencana membunuh Ade di Jalan Sarua, Kampung Poncol, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan. "Korban diarahkan ke sana untuk diajak transaksi hasil curian BlackBerry," ujarnya.

Namun, lanjut Helmy, setelah sampai di lokasi untuk bertransaksi, korban digorok lehernya oleh B alias U dan T alias T hingga hampir putus. Kemudian pelaku mengambil barang-barang milik korban, yaitu ponsel nokia, motor Yamaha Vino, dan uang tunai sebesar Rp 1,8 juta.

"Motifnya karena dendam dan sakit hati. Pelaku kesal dengan korban yang selalu tidak sesuai membayar hasil curian pelaku," kata dia.

Tersangka berinisial B alias U, T alias T, dan W alias B dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Sedangkan I alias I dan M alias D, dijerat Pasal 480 KUHP tentang Penadah Barang Curian dengan ancaman empat tahun penjara. "Mereka juga dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Mereka ini merupakan kawanan pencuri di daerah Ciledug dan Tanggerang.

Pada 6 September 2012 lalu, ditemukan sesosok mayat pria dengan umur sekitar 20 tahun di pintu tol Pondok Aren, Jalan Sarua, Kampung Poncol, RT 01 RW 05, Sawah Baru, Ciputat. Mayat tersebut ditemukan tanpa identitas, dengan ciri-ciri kulit kecokelatan, tinggi 160 sentimeter, dan mengenakan jins berwarna hitam.

Saat ditemukan, terdapat luka gorok pada leher yang nyaris putus, kepala terbelah, luka robek di samping dada kiri, bawah kiri ketiak robek, dan jari manis kanan hampir putus. Kemudian Polsek Ciputat melaporkan penemuan mayat tersebut ke Subditumum Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk penyidikan.

AFRILIA SURYANIS

 

Terpopuler:

Kucing Keluarga Jokowi Ikut Pindah

Tiba di Solo, Jokowi Disambut Meriah

Pengguna Blackberry di Eropa Alami Problem Ini

Jokowi Menang, Solo Akan Dipimpin Si Kumis?

Samsung Gugat iPhone 5

Proyek Infrastruktur Jakarta di Tangan Jokowi

Tidak Akan Ada Jokowi-Jokowi yang Lain

Mirip Kate Middleton, Wanita Ini Menjadi Terkenal

"Jokowi Jangan Mau Didikte"

Serangga Ini "Naik Kelas" Jadi Menu di Resto Mahal

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.