Lindaweni Pilih Gelar Ketimbang Peringkat Dunia

TRIBUNNEWS.COM – Pebulutangkis nomor tunggal putri terbaik Indonesia, Lindaweni Fanetri mengaku lebih memilih untuk bisa meraih gelar juara di setiap ajang kejuaraan ketimbang memikirkan peringkat dunia.

Tunggal putri peringkat 11 dunia itu saat ini tengah mempersiapkan diri untuk bisa tampil maksimal di ajang Kejuaraan Dunia yang akan digelar di Guangzhou, China, Agustus mendatang.

"Saat ini saya masih berlatih mempersiapkan diri untuk berlaga di Kejuaraan Dunia. Latihannya masih seperti biasa, latihan fisik dan teknik. Masih banyak teknik yang harus saya perbaiki," ujar Lindaweni ketika dihubungi Rabu (3/7/2013) siang.

Lindaweni mengaku ingin tampil lebih baik lagi di ajang kejuaraan dunia tahun ini. Sebelumnya di kejuaraan dunia tahun 2011, Lindaweni hanya mampu melenggang ke putaran kedua sebelum akhirnya disingkirkan oleh pemain Jerman, Julaine Schenck dalam pertandingan tiga set 20-22, 21-18, 11-21.

"Target saya tahun ini bisa tampil lebih baik lagi daripada dua tahun lalu. Saat itu saya hanya bisa ke putaran kedua. Tapi yang terpenting untuk saya saat ini adalah latihan dulu, karena kejuaraan dunia masih satu bulan lagi," ujar Lindaweni.

Kata Lindam selain melatih teknik dan fisiknya, dia juga masih harus membenahi faktor non teknis di lapangan yang selama ini masih mengganggunya.

"Bisa menguasai lapangan dulu dan mengantisipasi kondisi di lapangan. Saya masih belum bisa menaruh target tapi tetap optimis untuk kejuaraan dunia ini. Saya lebih mengejar gelar juara ketimbang peringkat dunia," ujar Lindaweni.

Sepanjang tahun 2013, Lindaweni menunjukkan peningkatan dalam penampilannya di sejumlah pertandingan Internasional. Bahkan saat ini dia mampu bersaing dengan pemain top 10 dunia. Di dua turnamen misalnya Linda yang dikalahkan Saina Nehwal di pertandingan putaran pertama Djarum Indonesia Open Superseries Premier oleh Saina Nehwal, mampu membalas kekalahannya di ajang Singapura Open Superseries 2013 dan mampu menembus babak semifinal meski akhirnya dikalahkan oleh pemain peringkat dua dunia dari China Wang Yihan. (Warta Kota/mur)

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.