Lindungi WNI di Luar Negeri, Satgas COVID-19 Terima Penghargaan Hassan Wirajuda Award 2020

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Berperan melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menerima penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) 2020. Pemberian penghargaan berlangsung pada Jumat, 18 Desember 2020.

Satgas COVID-19 menerima penghargaan untuk kategori Mitra Kerja Kementerian Luar Negeri RI. Dalam hal ini, Satgas berperan dalam terselenggaranya kemitraan dalam perlindungan WNI, khususnya di tengah pandemi COVID-19 global.

Melalui sambutan, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan, tantangan pandemi COVID-19 menunjukkan ketangguhan mesin diplomasi perlindungan Indonesia.

“Kompleksitas tantangan yang ditimbulkan oleh pembatasan pergerakan dan risiko kesehatan dan keselamatan, tidak menyurutkan usaha seluruh elemen diplomasi Indonesia, baik di pusat maupun di Perwakilan untuk tetap hadir melindungi,” ujar Retno secara virtual, ditulis Senin (21/12/2020).

Sejak awal, Satgas Penanganan COVID-19 gencar melakukan sosialisasi terkait dengan perlindungan WNI termasuk pekerja migran Indonesia (PMI), yang didukung oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Perlindungan WNI Selama Pandemi COVID-19

WNI yang baru kembali dari luar negeri tiba untuk menjalani isolasi di Wisma Atlet, Pademangan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2020). Tower tambahan yang ada di Wisma Atlet di antaranya dikhususkan merawat WNI pasien COVID-19 yang baru kembali dari luar negeri. (Liputan6.com/Johan Tallo)
WNI yang baru kembali dari luar negeri tiba untuk menjalani isolasi di Wisma Atlet, Pademangan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2020). Tower tambahan yang ada di Wisma Atlet di antaranya dikhususkan merawat WNI pasien COVID-19 yang baru kembali dari luar negeri. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Mengutip rilis Kementerian Luar Negeri, Retno menyampaikan, tiga hal penting terkait langkah pelindungan yang dilakukan oleh Pemerintah selama pandemi. Pertama, pandemi ini menciptakan situasi yang unprecedented bagi upaya pelindungan WNI.

Retno menekankan, situasi di lapangan selama masa pandemi sangatlah kompleks, yang mana terdapat keterbatasan mobilitas yang tidak jarang mengancam keselamatan jiwa. Kedua, tantangan pandemi COVID-19 telah menunjukan ketangguhan mesin pelindungan di seluruh perwakilan RI.

Meskipun dalam situasi sulit, tidak ada satupun Perwakilan RI yang absen menangani kasus WNI. Lebih lanjut, Retno mengatakan, Pemerintah melalui Perwakilan RI tidak segan-segan untuk menyingsingkan lengan baju untuk membantu WNI yang terdampak COVID-19.

Bahkan hingga masuk ke zona merah. Bantuan diberikan berupa paket bantuan sembako serta fasilitas repratiasi dan evakuasi. Ketiga, Retno memberikan pandangan dan proyeksi diplomasi pelindungan ke depan.

“Kita masih perlu mengantisipasi bahwa COVID-19 belum sepenuhnya hilang di tahun-tahun mendatang” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com.

HWPA 2020 merupakan penyelenggaraan pada tahun keenam. Kementerian Luar Negeri menganugerahkan penghargaan kepada 23 penerima dengan delapan kategori yang berbeda. Kedelapan kategori tersebut yaitu Kepala Perwakilan RI, Staf Perwakilan RI, Mitra Kerja Kementerian Luar Negeri, Mitra Kerja Perwakilan RI, Masyarakat Madani di Luar Negeri, Pelayanan Publik di Perwakilan RI, Pemerintah Daerah, dan Jurnalis/Media.

Penerima Penghargaan Hassan Wirajuda Award 2020

Berperan melindungi WNI di luar negeri, Satgas COVID-19 menerima penghargaan Hassan Wirajuda Award 2020. Penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Menteri Luar Negeri RI. (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)
Berperan melindungi WNI di luar negeri, Satgas COVID-19 menerima penghargaan Hassan Wirajuda Award 2020. Penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Menteri Luar Negeri RI. (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Para penerima penghargaan berkontribusi langsung dalam isu perlindungan WNI di luar negeri, khususnya pelindungan WNI dalam masa pandemi COVID-19 global yang masih berlangsung hingga hari ini.

Ke-85 kandidat, dewan juri menetapkan 23 nama penerima HWPA 2020, sebagai berikut:

Kategori Kepala Perwakilan RI

1. Duta Besar Djauhari Oratmangun (Duta Besar RI di Beijing)

2. Duta Besar Umar Hadi (Duta Besar RI di Seoul)

3. Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro (Duta Besar RI di New Delhi)

Kategori Staf Perwakilan RI

1. Dyah Retno Andrini (Home Staff KBRI Roma)

2. Andri Noviansyah (Home Staff KBRI Damaskus)

3. Esther Rajagukguk (Home Staff KJRI Penang)

4. Suseno Hadi (Atase Ketenagakerjaan KBRI Amman)

5. Sigit Setyawan (Staf Teknis Imigrasi KJRI Los Angeles)

6. Tantan Rahmansyah (Pegawai Setempat KBRI Lima)

7. Amphorn Sanafi (Pegawai Setempat KBRI Bangkok)

Kategori Masyarakat Madani di Luar Negeri

1. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tamkeen (Masyarakat Madani di Yordania)

2. Alex Ong (Koordinator Migrant Care Malaysia)

Penerima Hassan Wirajuda Award 2020

KBRI Panama City Kembali Bantu Kepulangan 17 WNI. Dok: KBRI Panama City
KBRI Panama City Kembali Bantu Kepulangan 17 WNI. Dok: KBRI Panama City

Kategori Mitra Kerja Perwakilan RI

1. Yulia Purnaning Dyah (Mitra Kerja KBRI Moskow)

2. Suparman Totong (Mitra Kerja KBRI Tokyo)

Kategori Pelayanan Publik di Perwakilan RI

1. KBRI Seoul

2. KJRI Hong Kong

Kategori Mitra Kerja Kementerian Luar Negeri RI

1. Staf Operasi Markas Besar TNI (SOPS MABES TNI)

2. Satuan Tugas Penanganan COVID-19

Kategori Pemerintah Daerah

1. Desa Margototo, Kabupaten Lampung Timur, Lampung

2. Desa Bringinan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur

3. Desa Dukuh Dempok, Kabupaten Jember, Jawa Timur

Kategori Jurnalis/Media

1. Sonya Hellen Sinombor (Jurnalis Kompas)

2. Abraham Utama (Jurnalis BBC Indonesia)

Penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan WNI adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Menteri Luar Negeri RI kepada individu dan lembaga yang dipandang telah berkontribusi besar dalam upaya perlindungan WNI di luar negeri. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya “memiliki capaian luar biasa” dan “melakukan upaya beyond call of duty”.

Infografis Negara Pertama Suntik Vaksin Covid-19, Inggris atau China?

Infografis Negara Pertama Suntik Vaksin Covid-19, Inggris atau China? (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Negara Pertama Suntik Vaksin Covid-19, Inggris atau China? (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Menarik Berikut Ini: