Lion Air Group sambut kedatangan 18 kru Batik Air dari Natuna

Subagyo

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait menyambut kedatangan 18 kru Batik Air yang baru selesai dikarantina di Hanggar Lanud Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau selama 14 hari.

“Saya ucapkan selamat datang kepada teman-teman kru dari misi kemanusiaan rute Wuhan-Batam dan kemudian mereka dikarantina di Natuna,” kata Edward di Lion Air Group Simulator, Jakarta, Sabtu.

Edward mengatakan pihaknya sangat bersyukur karena penerbangan misi kemanusiaan rute Soekarno-Hatta, Tangerang–Wuhan—Batam untuk menjemput 238 WNI itu telah berjalan dengan lancar.

“Kita bersyukur bahwa misi ini dapat dilakukan dan mereka juga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Edward menyadari bahwa tanggung jawab yang diberikan kepada 18 kru awak kabin Batik Air dengan pesawat A330 tersebut merupakan tugas yang berat dan menjadi beban tersendiri.

“Saya percaya ini hal yang paling beban karena pasti sebagai manusia kalian juga pasti bertanya. Tapi waktu memberangkatkan, saya lihat wajah kalian dengan yakin bahwa ini harus dilaksanakan,” katanya.

Oleh sebab itu, ia menuturkan saat ini pihaknya berencana untuk memberikan sesuatu bagi para kru sebagai penghargaan dari perusahaan atas jasa dan perjuangan mereka.

“Saya berharap kalian bisa menerima sesuatu yang mungkin monumental sebagai penghargaan dari perusahaan. Itu yang akan kami lakukan berikutnya,” katanya.

Lebih lanjut, Edward berterima kasih kepada pemerintah karena telah menunjuk dan mempercayakan Batik Air untuk menjalankan misi kemanusiaan ini.

“Melalui doa restu seluruh masyarakat Indonesia akhirnya bisa berjalan dengan baik dan hari ini menjadi hari terakhir mereka dikarantina lalu kembali (ke Jakarta),” katanya.

Ia pun berharap pengorbanan para kru dapat memberikan gambaran yang baik tidak hanya untuk pegawai Lion Air Group, namun juga bermanfaat bagi negara dan seluruh masyarakat Indonesia.

“Kiranya ini bermanfaat bagi orang lain dan semoga misi kemanusiaan ini dapat bermanfaat bagi negara,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Batik Air Capt. Achmad Lutfie memastikan seluruh tugas yang harus dilaksanakan oleh 18 awak kabin itu telah berjalan dengan baik sehingga saat ini dapat kembali berkumpul di Jakarta.

“Berkat pengorbanan saudara-saudara awak pesawat tugas yang diemban kami berjalan dengan baik. Sekarang kalian bisa berkumpul dengan kami dalam keadaan sehat,” kata Lutfie.


Baca juga: Lion Air benarkan Batik Air diminta Kemlu evakuasi WNI dari Wuhan
Baca juga: Lion Air antisipasi Virus Corona di rute Wuhan dan Kuala Lumpur
Baca juga: Lion Air: Penerbangan Denpasar-Wuhan-Denpasar sudah sesuai prosedur