Lion Air Tawarkan Tes Antigen Cuma Rp 35 Ribu, Cek Syarat dan Lokasinya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Lion Air Group mengembangkan layanan pelaksanaan uji kesehatan Covid-19 yaitu Rapid Diagnostic Test Antigen (RDT-Antigen) tarif hanya Rp 35.000.

Lokasi pengambilan sampel tes antigen ini dapat dilakukan di Klinik Pratama Grahosadha Jalan Palapa No.3B RT/RW 006/003, Kelurahan Matawai, Kota Waingapu, Nusa Tenggara Timur 87111, setiap hari pukul 07.00-14.00 WITA serta pukul 16.00-20.00 WITA.

Lion Air Group melakukan kerjasama fasilitas kesehatan, perdana di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Layanan ini efektif Selasa (14/9/2021) mulai mengakomodir kebutuhan calon penumpang di wilayah ini, yang berasal dari Kota Waingapu, Haharu, Lewa, Nggaha Ori Angu, Tabundung, Pinu Pahar,Pandawai, Umalulu, Rindi, Pahunga Lodu, Wulla Waijelu dan daerah lainnya.

"Pemberlakuan voucher Rp 35.000 uji kesehatan telah disesuaikan dengan permintaan dan dinamika pasar yang berkembang. Lion Air Group optimis, ketersediaan layanan uji kesehatan mampu memberikan nilai lebih dan mempermudah setiap calon penumpang agar bisa merencanakan perjalanan udara sehat, aman dan menyenangkan," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Lion Air Group bersama faskes tersebut bertujuan guna menyediakan layanan bagi penumpang di Pulau Sumba bagian timur ini dalam mempersiapkan dan melengkapi persyaratan dokumen perjalanan udara, yangakan bepergian menggunakan pesawat udara melalui keberangkatan dari Bandar Udara Umbu MehangKunda (WGP) dan bandar udara sekitar.

Dalam menjawab kebutuhan perjalanan udara, Lion Air Group di bandar udara tersebut menawarkan pilihan penerbangan yang akan memberikan kesempatan bagi penumpang guna melanjutkan perjalanan udarasecara langsung seperti tujuan Kupang, Denpasar dan terkoneksi ke Alor, Larantuka, Rote, Atambua,Maumere, Bajawa, Ende, Labuan Bajo, Jakarta (Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma).

Kemudian, Lombok, Bima, Makassar, Manado, Kendari, Palu,Gorontalo, Ternate, Sorong, Ambon, Jayapura, Surabaya, Malang, Banyuwangi, Yogyakarta, Bandung, Solo,Semarang, Pontianak, Palangkaraya, Balikpapan, Tarakan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Padang, Pekanbaru, Jambi, Batam, Medan, Banda Aceh dan kota-kota lainnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Syarat

Pesawat Airbus 330-300CEO registrasi PK-LDY Batik Air berada di Batam setelah mendarat dari Wuhan. (Dok Lion Air Group)
Pesawat Airbus 330-300CEO registrasi PK-LDY Batik Air berada di Batam setelah mendarat dari Wuhan. (Dok Lion Air Group)

Persyaratan RDT-Antigen Lion Air Group bersama fasilitas kesehatan, sebagai berikut

1. Khusus calon penumpang yang mempunyai tiket pada penerbangan Lion Air Group (Lion Air, WingsAir dan Batik Air).

2. Voucher bisa dibeli bersamaan pada saat pembelian tiket (issued ticket),

3. Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket pesawat Lion Air Group dan belum melaksanakan RDT-Antigen, maka pembelian voucher RDT-Antigen hingga 3 jam sebelum keberangkatan dengan menunjukkan kode pemesanan (booking code) melalui sales channel seperti call center, kantor penjualan Lion Air Group, www.lionair.co.id , www.batikair.com, agen perjalanan (tour and travel) dan lainnya.

4. Bagi calon penumpang yang belum memiliki voucher, dapat melakukan uji kesehatan di jejaringfasilitas kesehatan dengan menunjukkan tiket valid dan identitas resmi. Pembayaran bisadilakukan secara langsung kepada pihak fasilitas kesehatan.

5. Apabila hasil uji dinyatakan positif Covid-19, maka calon penumpang mengajukan prosesperubahan jadwal keberangkatan (reschedule) atau pengembalian dana tiket (refund) tanpa dikenakan biaya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel