Lionel Messi Diklaim Selama Ini Ditipu Barcelona

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Calon Presiden Barcelona, Joan Laporta menyebut Lionel Messi selama ini ditipu. Laporta mengatakan, manajemen Barcelona di bawah kepemimpinan mantan presiden Josep Maria Bartomeu sangat berantakan.

Laporta pernah menduduki orang nomor satu di Barcelona pada 2003-2010. Pada masa itu, Barca menjadi tim yang mengerikan, nyaris tak tersentuh di LaLiga, maupun level Eropa dengan torehan empat gelar juara La Liga dan dua gelar juara Liga Champions.

Momen itulah yang ingin dikembalikan Laporta jika nantinya kembali terpilih menjadi presiden tim. Laporta mengungkapkan, Messi adalah pemain yang tak mau kalah, dia tak senang jika tim lain menganggat piala.

"Saya ingin menciptakan sebuah tim yang kompetitif. Ini bukan hanya perkara uang, saya ingin memberikan kebahagiaan padanya. Leo menginginkan Barcelona. Selama ini dia ditipu dan itu adalah sebuah kerugian besar," kata Laporta kepada Radio Marca.

"Leo ingin memiliki skuad yang memberikan kembali kegembiraan. Sebuah tim seperti Barcelona butuh semangat tim di ruang ganti," sambungnya.

Laporta juga mengkritisi kepemimpinan Bartomeu yang memusuhi para pemain-pemain senior saar Barcelona mengalami masa-masa sulit.

"Saya pernah menjadi presiden Barcelona dan saya tidak ingin merusuhi sebuah tim dalam situasi rentan. Ada rasa saling menghargai dan respek. Kami harus di dalam klub untuk membuat sebuah tawaran yang imajinatif dan kredibel," ucapnya.

"Saya sangat berterima kasih kepada Leo atas semua yang pernah dia lakukan untuk Barcelona. Saya sudah mengenal dia sejak dia masih berusia 16 tahun dan dia itu orang yang luar biasa," jelasnya.

Di sisi lain, masa kampanye bagi calon Presiden Barcelona akan dilakukan pada 15-23 Januari 2021, kemudian baru digelar pemilihan di Stadion Camp Nou atau di kantor-kantor Barcelona yang tersebar di berbagai wilayah Spanyol.