Lionel Messi Ternyata Butuh Waktu Lebih Lama Pulih dari Covid-19

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Paris - Superstar Paris Saint-Germain (PSG), Lionel Messi, mengatakan butuh waktu pemulihan lebih lama sebelum kembali bermain lagi setelah terpapar Covid-19 pada awal bulan ini.

Lionel Messi terdeteksi positif Covid-19 saat menikmati liburan di kampung halamannya, Rosario, Argentina, sebelum terbang kembali ke Paris pada 5 Januari 2022. Dia telah melewatkan dua pertandingan PSG karena harus menjalani isolasi mandiri, yaitu menghadapi Vannes di babak 32 besar Piala Prancis dan Lyon di Ligue 1.

Messi sebenarnya sudah dinyatakan negatif Covid-19 pada pekan lalu. Dia mengatakan kondisinya sudah membaik, tapi masih butuh waktu untuk pulih 100 persen dan kembali beraksi di lapangan.

Mayoritas pesepak bola tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali bermain setelah dinyatakan negatif Covid-19. Bahkan, ada yang bisa langsung bermain keesokan harinya. Namun, kondisi Messi ternyata berbeda.

"Selama siang. Seperti yang kalian tahu saya terpapar Covid dan saya ingin berterima kasih kepada kalian semua atas pesan-pesan yang saya terima. Saya ingin bilang bahwa pemulihannya membutuhkan waktu lebih lama dibanding yang saya kira," kata Messi, melalui akun Instagramnya, Jumat (14/1/2022).

"Tetapi, saya hampir pulih. Saya sudah tidak sabar kembali ke lapangan."

"Saya telah berlatih beberapa hari ini untuk bisa pulih 100 persen. Ada banyak tantangan besar pada tahun ini dan semoga kita segera berjumpa lagi. Terima kasih!" tegas Lionel Messi.

Latihan Terpisah

Lionel Messi gagal membawa Paris Saint-Germain (PSG) meraup poin penuh kala menjamu Nice dalam partai pekan ke-16 Ligue 1 2021/2022 di Stadion Parc des Princes, Kamis (2/12/2021). (AP/Thibault Camus)
Lionel Messi gagal membawa Paris Saint-Germain (PSG) meraup poin penuh kala menjamu Nice dalam partai pekan ke-16 Ligue 1 2021/2022 di Stadion Parc des Princes, Kamis (2/12/2021). (AP/Thibault Camus)

Messi berlatih terpisah di Pusat Pelatihan Ooredoo Paris Saint-Germain sejak kembali ke Prancis pada 5 Januari.Tetapi tetap saja dia diperkirakan akan melewatkan pertandingan Ligue 1 di kandang melawan Brest pada Sabtu (15/1/2022).

Namun, dia diperkirakan akan kembali beraksi dengan beberapa pertandingan sebelum leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid di Parc des Princes pada 15 Februari 2022.

Paris Saint-Germain masih bercokol di puncak klasemen Ligue 1, unggul 11 ​​poin atas Nice yang berada di posisi kedua dan Marseille yang berada di peringkat ketiga.

Dituding Tak Hormati Pochettino

Lionel Messi tampak kecewa saat pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino, menariknya keluar saat bersua Olympique Lyon pada laga pekan keenam Ligue 1. (AFP/Frank Fife)
Lionel Messi tampak kecewa saat pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino, menariknya keluar saat bersua Olympique Lyon pada laga pekan keenam Ligue 1. (AFP/Frank Fife)

Sebelumnya, Lionel Messi, dianggap tidak menghormati pelatihnya di klub Prancis itu, Mauricio Pochettino. Sikap Messi yang tidak mengabarkan statusnya yang terpapar COVID-19 kepada Pochettino dianggap sebagai bentuk tidak menghormati sang pelatih.

Lionel Messi diketahui menikmati suasana libur musim dingin bersama istrinya, Antonela Roccuzzo, di Rosario, Santa Fe. Setelah itu, PSG mengonfirmasi pada pekan lalu bahwa Messi dinyatakan positif COVID-19, tapi tidak diketahui apakah bintang asal Argentina itu terpapar ketika tengah berlibur.

Lionel Messi kemudian tidak tampil ketika PSG meraih kemenangan telak 4-0 atas Vannes di babak 32 besar Coupe de France pada Senin (3/1/2022). Pemain berusia 34 tahun itu sudah kembali ke Paris setelah menjalani karantina dan siap kembali berlatih.

Satu hal yang menarik, pemberitaan di Prancis menyebutkan bahwa Mauricio Pochettino mendapatkan kabar mengenai positif COVID-19 yang menimpa Messi dari orang lain. Sikap Lionel Messi yang diam saja dan tidak menginformasikan statusnya kepada sang pelatih dianggap tidak menghormati pelatihnya.

Mantan pemain sayap PSG, Jerome Rothen, menegaskan dirinya terkejut ketika Lionel Messi disebut tidak menginformasikan kondisinya kepada Pochettino. Rothen menyebut Messi tidak tahu hormat kepada pelatih yang juga merupakan kompatriotnya itu.

"Anda harus selalu menghormati pelatih Anda. Hal seperti ini yang diajarkan kepada saya di Clairefontaine," tegas Rothen kepada Raido Monte Carlo.

"Pelatih harus ada di atas siapa pun, tak peduli apakah itu pemain bintang atau pemain muda. Pelatih harus lebih dulu."

"Pochettino tidak diberitahu di mana Messi berada dan itu menjelaskan banyak hal. Ini bukan hal yang bagus dan saya pikir sesuatu yang sangat mengejutkan dari seorang Messi," lanjutnya.

Sumber: Paris Saint-Germain, Radio Monte Carlo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel