LIPI: Ular Korban Kebakaran Hutan Bukan Anaconda tapi Sanca Batik

Amal Nur Ngazis

VIVA – Peneliti reptil dan amfibi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Amir Hamidy menjelaskan soal heboh ular terpanggang dampak kebakaran hutan di Kalimantan. Dia menegaskan ular gede tersebut bukanlah anaconda seperti yang dibicarakan.

Dilihat dari motif kulitnya, Amir menegaskan, satwa korban kebakaran hutan itu merupakan ular Sanca Batik atau Python reticulatus

Dia menyangsikan ular terpanggang tersebut tubuhnya raksasa alias gede banget. Menurutnya perlu diukur secara empiris dan ilmiah apakah ular tersebut ukurannya raksasa. Melihat viral di media sosial, Amir melihat titik sangsinya adalah pada lilitan tali rafia pada pangkal kepala ular Sanca Batik tersebut. 

"Itu (ukuran raksasa) karena angle atau sudut pengambilan foto saja," ujarnya kepada VIVA.co.id, Selasa 17 September 2019.

Amir mengatakan dari lilitan tali rafia, ukuran ular Sanca Batik itu tidak sampai puluhan meter seperti yang ramai dibicarakan di warganet. Menurutnya, pandangan itu bersifat spekulatif saja. 

"Apalagi itu difoto, dililit rafia. Sudut pengambilan gambarnya yang membuat seakan (ular) besar dan kemudian ditulis 10 meter. Itu sangat diragukan, apalagi tak ada yang ukur, tak ada bukti ilmiahnya," tuturnya. 

Bicara ukuran panjang ular Sanca Batik, rata-rata yang masih hidup di alam saat ini kisaran 2 sampai 4 meter. Ular Sanca Batik dengan ukuran panjang sudah sangat langka. 

"Maksimal di alam, ular Sanca Batik itu 8 meter. Kalau Anda ingat itu terakhir 2017 lalu, yang makan korban manusia, itu panjangnya 7,5 meter," jelasnya.

Baca juga yuk: Saat Anang Memilih Antara Krisdayanti atau Syahrini

Amir mengatakan ular Sanca Batik merupakan ular terpanjang di dunia. Rekor ukuran terpanjang yang menjadi rekor dunia yakni 10 meter.

"Yang record itu setahu saya 10 meter yang di kandang. Kalau sekarang untuk yang 6-7 meter, sudah sangat susah sekali," kata dia. 
 
Soal besarnya tubuh, ular Sanca Batik memang kalah dibanding Anaconda. Ular Anaconda, kata Amir, tumbuhnya besar tubuhnya namun panjang tubuhnya tidak bisa mengalahkan ular Sanca Batik.

Sedangkan soal besar dan kecilnya ukuran tubuh ular Sanca Batik tergantung dengan makanannya. Jika ular tersebut hidup pada hutan dan makan babi hutan maka kecenderungan ukuran tubuhnya akan besar, beda dengan ular Sanca Batik yang makan speerti tikus.