Liputan6.com dan Universitas Djuanda Dorong Literasi Digital untuk Perangi Hoaks

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Hoaks menjadi masalah bersama yang harus terus dilawan, salah satu cara untuk memerangi informasi bohong tersebut adalah dengan meningkatkan literasi digital.

Liputan6.com dan Universitas Djuanda pun mengajak masyarakat meningkatkan literasi digital untuk melawan hoaks, lewat diskusi dalam jaringan bertema "Bangkit di Massa Pandemi? Yuk Literasi Media Digital untuk Menangkal Disinformasi dan Hoax", yang diselenggarakan, pada Senin (7/11/2021).

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Djuanda Denny Hernawan mengatakan, dengan adanya diskusi ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya Mahasiswa Fisip Universitas, mendapat pengetahuan dan menjadi pengguna media sosial yang bijak karena sudah memiliki bekal literasi.

"Peserta webinar ini saya harap mendapat pengetahuan sehingga jadi bekal kita semua, menjadi pengguna media digital yang bijak," kata Denny, saat membukan diskusi.

Denny menambahkan, dengan literasi digital yang baik pengguna media sosial bisa lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, sehingga tidak menjadi agen penyebar hoaks.

"Mudah-mudahan apa yang disampaikan bahan bagi kami pengguna media sosial untuk berhati-hati. Jangan sampai kita jadi agen menyebarkan hoaks," ujarnya.

Redaktur Pelaksana Liputan6.com Edu Krisnadefa mengungkapkan, berdasarkan data dari UNESCO tingkat literasi masyarakat Indonesia masih rendah, kondisi ini tentu rentan terhadap pengaruh hoaks.

Dengan teknologi digital yang semakin maju, maka seharusnya literasi digital harus ditingkatkan agar kita tidak tersesat oleh informasi yang salah.

"Kemajuan teknologi harusnya bermanfaat bukan menyesatkan kita, literasi digital itu penting ya," tuturnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel