Listrik Aceh-Lampung Bakal Terkoneksi di 2015

Liputan6.com, Jakarta : PT PLN (persero) menargetkan listrik dari Aceh hingga Lampung bisa terkoneksi pada 2015. Perusahaan listrik pelat merah itu akan membangun sejumlah proyek infrastruktur kelisitrikan di wilayah itu.

"Rencana interkoneksi dengan tegangan 275 kilovolt (kV) di Sumatera diprogramkan untuk terlaksana seluruhnya pada 2015," kata Direktur Utama PLN Nur Pamudji, di Jakarta, Kamis (7/2/2013).

Pembangunan proyek ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan dan debottlenecking yang juga terdapat di beberapa sistem, antara lain rencana pembangunan sirkit kedua dan reconductoring beberapa ruas transmisi di sistem Sumatera bagian Utara (Sumbagut) dan Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel).

Pamudji menyebutkan, beberapa proyek transmisi strategis di Indonesia Barat antara lain, proyek transmisi 275 kV untuk interkoneksi Sumbagsel dan Sumbagut. Transmisi back-bone 500 kV Sumatera dengan prioritas pertama segmen New Aur Duri–Rengat.

PLN juga membangun interkoneksi Batam-Bintan dengan kabel laut 150 kV dimaksudkan untuk memenuhi sebagian kebutuhan tenaga listrik Pulau Bintan dengan tenaga listrik dari Batam dengan mempertimbangkan

rencana pengembangan pembangkit di Batam yang akan mencukupi kebutuhan Batam dan sebagian

Bintan.

Adanya interkoneksi 150 kV tersebut tidak ada hubungannya dengan perluasan wilayah usaha PLN Batam. Interkoneksi 150 kV Sumatera–Bangka dengan kapasitas 200 megawatt (MW) dengan perkiraan beroperasi 2015.

"Dengan adanya interkoneksi tersebut, maka di Bangka dapat dibangun PLTU dengan kelas yang lebih besar dibandingkan jika seandainya tidak ada interkoneksi, yaitu kelas 65 MW," tutur dia. (Pew/Ndw)