Listrik Padam Seharian, Kantor PLN Rantauprapat Dilempari Batu oleh Warga

Laporan Wartawan Tribun Medan Liston Damanik

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kantor PLN Cabang Rantauprapat, Jalan Thamrin dilempar batu oleh warga yang berunjukrasa karena pemadaman lampu sejak pagi sampai Minggu malam (30/6/2013).

Humas PLN Sumatera Utara Raidir Sigalingging melalui telepon menjelaskan perusakan berawal dari datangnya sekitar 30 warga setempat pada pukul 20.00 WIB karena ingin memprotes pemadaman listrik yang sejak pagi hari belum berakhir juga hingga malam.

Menurutnya, pemadaman dilakukan karena ada pemeliharaan gardu. Seharusnya listrik sudah mengalir di Rantauprapat sejak sore. Namun karena persoalan teknis, pemadaman jadi molor hingga rencananya pukul 22.00 WIB.

“Awalnya ada staf yang menerima mereka, namun karena mungkin tidak puas dengan jawaban yang diberikan, ada warga yang melemparkan batu ke pintu kantor yang kebetulan dari kaca itu,” ujarnya.

Keributan akhirnya selesai setelah pimpinan PLN setempat datang dan memberi pengertian kepada warga yang marah itu. Tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.
Perusakan, kata Sigalingging, juga tidak dilaporkan ke kepolisian.

“Ya, sepertinya tidak sampai dilaporkan ke polisi karena sudah saling maaf-maafan. Kami juga minta maaf karena pelayanan belum maksimal,” ujarnya.

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.