Listyo S Prabowo: Bersepeda jadi alternatif saat harga BBM naik

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Jenderal Polisi Listyo S Prabowo, mendorong pengembangan budaya bersepeda sebagai alternatif saat harga bahan bakar minyak (BBM) naik.

“Manakala BBM mahal, maka sepeda bisa menjadi alternatif untuk melakukan kegiatan atau aktivitas ke kantor atau ke tempat lain,” kata dia, kepada wartawan di Hutan Kota by Plataran Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu.

Baca juga: Bersepeda sore, Anies tinjau progres pembangunan MRT Fase 2A

Dengan menjadikan bersepeda sebagai alternatif ketika terjadi lonjakan harga BBM, beban masyarakat pun dapat berkurang, sehingga melalui PB ISSI dia bercita-cita untuk terus mengembangkan komunitas dan budaya bersepeda di Indonesia, terlebih untuk menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat.

Selain dapat menjadi alternatif ketika terjadi lonjakan pada harga BBM, bersepeda juga memberikan dampak baik kepada lingkungan dengan mengurangi emisi gas karbon yang diakibatkan hasil pembakaran kendaraan bermotor.

Baca juga: Ganjar Pranowo dirawat di RS akibat terjatuh saat bersepeda

“Jadi, saya kira budaya sepeda ini budaya sehat. Saat ini sudah menjadi tuntutan bagi kita semua,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, saat ini, sedang dicanangkan berbagai sektor wisata baru dengan adanya rute-rute untuk bersepeda. Menurut dia, kehadiran rute-rute bersepeda di sektor wisata baru dapat menarik wisatawan, khususnya wisatawan yang memiliki kegemaran untuk bersepeda.

Melalui peningkatan wisatawan, ia berharap agar masyarakat yang hidup di sekitar rute bersepeda tersebut dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan perekonomian di wilayah itu.

Baca juga: Aksi bersepeda menuju Velodrome digelar Jumat malam

“Itu juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan adanya titik-titik tempat wisata baru yang dijadikan rute sepeda. Tentunya akan banyak wisatawan, wisatawan sepeda khususnya,” ucap dia.

Peluang lahirnya tempat wisata bersepeda juga dapat digunakan untuk menarik para investor agar menanamkan modal di wilayah-wilayah itu terutama investor yang datang dari perusahaan sepeda, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Baca juga: Mulai besok warga DKI boleh olahraga bersepeda melintasi jalan umum

“Kemudian, muncul UMKM. Mungkin juga tumbuh industri-industri baru dalam negeri. Semuanya ini bisa kita lakukan kalau kita fokus mengembangkan olahraga sepeda,” kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel