Live Streaming di Ecommerce Dongkrak Interaksi Antara Brand dan Konsumen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Platform belanja online atau ecommerce menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama pandemi Covid-19.

Menurut survei Populix, kelompok masyarakat yang paling banyak berbelanja online adalah mereka dari kategori usia milenial dan Gen Z. Survei ini melibatkan 6.285 responden di seluruh Indonesia.

Untuk meningkatkan interaksi pelanggan, beberapa ecommerce kenamaan di Indonesia seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dan Shopee kian menggenjot penggunaan platform live streaming.

Belanja ditambah konten live streaming dapat meningkatkan interaksi langsung antara brand dan konsumen, yang bisa meyakinkan tentang kualitas produk dan mendorong konsumen mengambil keputusan pembelian.

Penerapan live streaming yang kreatif berdasarkan temuan Shopee mampu meningkatkan penjualan rata-rata sebesar 3,5 kali lipat. Demikian seperti dikutip dari siaran pers yang Tekno Liputan6.com terima, Selasa (26/1/2021).

Selain ecommerce, platform berbasis pengguna besar seperti Instagram, Facebook, dan UC Browser juga telah memasuki bidang live streaming.

Ambil contoh UC Browser, yang telah meluncurkan solusi interaksi online baru pada tahun 2020 bernama UCeleb network, sebuah layanan MCN untuk mitra merek melalui sarana komunikasi Key Opinion Leader, desain kreatif, hingga penguatan kampanye.

Menurut laporan tren tahunan UC Browser, April hingga Desember 2020, tercatat beragam kerjasama dengan mitra merek yang telah menarik total penonton hingga 4.545.268 tayangan untuk live streaming di UC Browser.

Rekomendasi Berbasis Konten

Meledaknya minat pasar belanja online seperti Indonesia juga telah memicu permintaan rekomendasi berbasis konten. Laporan tahunan UC Browser 2020 juga menunjukkan bahwa ulasan produk dan konten rekomendasi telah disaksikan lebih dari 13 miliar kali di platform-nya pada 2020.

Berdasarkan hasil survei UC Browser atas tren pencarian dan perilaku pengguna, konten rekomendasi produk kecantikan menjadi kategori paling populer masyarakat Indonesia di sepanjang tahun 2020, diikuti oleh produk kesehatan di peringkat kedua.

Banyak alternatif dan peluang lain yang dapat dicapai para pelaku usaha untuk menjangkau konsumen di tengah perubahan perilaku yang signifikan.

Melihat pertumbuhan pengguna ecommerce dan konsumsi konten digital yang tinggi di Indonesia, seakan menjadi pertanda bahwa perubahan ini akan bertahan untuk sementara waktu.

Inovasi Untuk Beradaptasi

Perusahaan dan para pelaku usaha sewajarnya mencari inovasi untuk beradaptasi sehingga mampu bersaing tidak hanya menghadapi kompetisi, namun juga perubahan perilaku pasar.

Popularitas tren live streaming di ecommerce dan rekomendasi konten diharapkan mampu menjadi kontribusi besar terhadap suksesnya sektor ecommerce di Indonesia, salah satu negara dengan potensi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

(Isk/Why)