Liverpool Batal Permanenkan Ozan Kabak

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta- Liverpool dilaporkan berubah pikiran dan memilih untuk tidak mempermanenkan pemain belakang Ozan Kabak. The Reds tak puas dengan kinerja pemuda Turki itu.

Kabak bergabung dengan Liverpool pada bursa transfer Januari 2021 lalu. Liverpool meminjamnya dari Schalke 04 selama enam bulan. Mereka juga punya opsi mempermanenkan Kabak.

Untuk memiliki Kabak secara penuh, Liverpool cukup membayar 18 juta poundsterling. Awalnya Liverpool berniat memakai opsi kepemilikan permanen ini.

Namun manajer Jurgen Klopp diklaim media-media Inggris kini berubah pikiran. Klopp tidak mau mempermanenkan Kabak dan lebih memilih memakai anggaran belanjanya untuk membeli bek lain.

Klopp lebih suka Liverpool mendatangkan bek Red Bull Leipzig Ibrahima Konate. Harga Konate hampir dua kali lipat bandrol Kabak, 34 juta pound.

Prioritaskan Konate

Blunder fatal yang dilakukan dikarenakan tidak ada komunikasi yang baik antara Ozan Kabak dan Allison Becker membuat James Vardy dengan mudah menjebol gawang Liverpool. (Foto: AP/Pool/Michael Regan)
Blunder fatal yang dilakukan dikarenakan tidak ada komunikasi yang baik antara Ozan Kabak dan Allison Becker membuat James Vardy dengan mudah menjebol gawang Liverpool. (Foto: AP/Pool/Michael Regan)

Meski demikian Liverpool tetap lebih fokus mengamankan Konate. Konon pemuda Prancis itu hampir pasti jadi milik The Reds. Konate akan menjalani tes medis sebelum diresmikan.

Liverpool nampaknya memenangi persaingan dengan Manchester Unired yang juga mengincar Konate untuk menjadi pendamping bagi Harry Maguire.

Anggaran Terbatas

Kondisi ekonomi yang sulit karena pandemi Covid-19 membuat Liverpool tak bisa membeli Konate dan Kabak sekaligus. Anggaran belanja mereka juga dibutuhkan untuk memperkuat lini tengah dan depan.

Liverpool perlu membeli satu gelandang sebagai pengganti Georginio Wijnaldum yang habis kontrak dan juga satu penyerang top.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel