Liverpool Dilumat ManCity, Istri Cantik Fabinho Ribut dengan Fans

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVA – Istri bintang Liverpool Fabinho, Rebeca Tavares, mendebat seorang pendukung The Reds. Ini terjadi usai Liverpool dibantai Manchester City 1-4 di Anfield dalam lanjutan Premier League, akhir pekan lalu.

Gawang juara bertahan Premier League itu dibombardir empat gol yang disarangkan Ilkay Guendogan (2), Raheem Sterling, dan Phil Foden. Sementara gol hiburan skuad besutan Juergen Klopp hanya dibukukan Mohamed Salah lewat penalti.

Usai kekalahan memalukan ini, Rebeca coba menghibur para pemain dan suporter Liverpool dengan menuliskan 'YNWA', slogan khas Liverpool di twitter. Tapi twit Rebeca dibalas seorang fans yang menulis: "Tidak untuk sekarang Rebeca."

Twit tersebut sontak memancing amarah Rebeca yang menilai seharusnya para suporter tetap bersatu saat tim kesayangan mereka sedang terpuruk, bukan malah memaki para pemain yang sudah berjuang 90 menit di atas lapangan.

“Mengapa tidak?! Memang YNWA hanya berfungsi saat mereka menang?! Anda semua harus memahami bahwa #ynwa itu untuk semua kondisi, baik menang atau kalah. Dan percayalah, mereka lebih membutuhkannya saat ini!”

Komentar Rebeca ini pun mendapat reaksi beragam dari para netizen. Beberapa mendukung pendapat Rebeca, namun ada juga yang memang kecewa dan mengkritik keras permainan buruk The Reds saat dilumat ManCity besutan Pep Guardiola.

Sebelumnya, Klopp juga dibuat naik darah oleh pertanyaan jurnalis usai Liverpool dikalahkan oleh ManCity. Dia pun menceramahi sang jurnalis untuk lebih cakap lagi menjalankan tugas.

Liverpool kalah telak 1-4 dari ManCity. Hasil tersebut membuat The Reds makin tertinggal di klasemen. Sementara mereka menempati urutan keempat dengan koleksi 40 poin hasil dari 23 pertandingan.

Sedangkan ManCity di posisi puncak dengan raihan 50 poin hasil dari 22 laga. Selisih itu akan semakin jauh lagi jika di satu laga sisanya The Citizens mampu meraih kemenangan.

Saat situasi di klasemen seperti itu, Klopp dihadapkan dengan pertanyaan jurnalis mengenai persaingan memburu gelar juara. Juru taktik asal Jerman itu langsung naik darah dan menganggap pertanyaan mengada-ada.

"Saya benar-benar berpikir Anda harus mempersiapkan pekerjaan dengan lebih baik. Jujur saja, bagaimana Anda bisa menanyakan itu?" ujar Klopp, dikutip dari Tribal Football.

"Mereka berjarak 13 poin, menurut pemahaman saya, dan pertanyaan tentang menjadi juara ini, apakah menurut Anda itu pantas untuk saat ini?" imbuhnya.

Setelah itu Klopp meminta wawancara disudahi. Sebab dalam sesi tersebut, sang jurnalis cuma punya kesempatan melemparkan dua pertanyaan. "Kami hanya punya dua pertanyaan, dan Anda menyia-nyiakan satu untuk itu. Salah Anda. Anda cuma punya dua pertanyaan," katanya.

Tapi pada akhirnya Klopp mengalah dan berbicara mengenai peta persaingan. Kini sasaran Liverpool adalah mencari posisi empat besar di akhir musim.