Liverpool Kutuk Keras Nyanyian Anti Gay yang Ditujukan ke Chelsea

·Bacaan 1 menit

VIVALiverpool mengutuk keras sebagian suporternya yang menyanyikan lagu anti gay yang ditujukan ke lawan mereka Chelsea dalam pertandingan lanjutan Premier League 2021/22 yang berakhir 1-1 di Anfield, Minggu 29 Agustus 2021, dini hari WIB.

Kejadian terbaru ini merupakan yang kedua kalinya setelah manajer Liverpool, Juergen Klopp, mengkritik para fans yang bernyanyi anti gay saat laga kontra Norwich City, yang ditujukan kepada Billy Gilmour.

Beberapa pendukung Liverpool terdengar menggunakan bahasa anti gay yang ditujukan kepada gelandang pinjaman dari Chelsea di Carrow Road.

Klopp sempat mengatakan, bahwa lagu-lagu seperti itu adalah hal yang membuang-buang waktu dan dia tidak ingin mendengarnya lagi.

Sementara itu, setelah laga Liverpool kontra Chelsea, pihak The Reds langsung mengeluarkan pernyataan yang berisi kutukan keras terhadap suporter jika masih menyanyikan lagi anti gay.

"Liverpool FC kecewa dengan laporan bahwa sebagian kecil dari pendukung kami terdengan menyanyikan lagu-lagu ofensif selama pertandingan dengan Chelsea di Anfield." tulis pernyataan resmi Liverpool, seperti dikutip ESPN, Minggu 29 Agustus 2021.

"Klub mengutuk keras tindakan ini dan akan menyelidiki semua tuduhan yang dilaporkan tentang perilaku kasar atau diskriminatif dengan otoritas terkait mengidentifikasi pelaku."

"LFC berkomitmen untuk mengatasi perilaku kasar atau diskriminatif, yang tidak memiliki tempat di sepakbola dan masyarakat."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel