Liverpool Lagi Diterpa Masalah, Juergen Klopp Tidak Khawatir

Zulfikar Husein
·Bacaan 2 menit

VIVA – Manajer Liverpool, Juergen Klopp mengatakan bahwa tim asuhannya sedang mengalami masalah. Namun, dia meminta ke seluruh penggemar The Reds untuk tidak perlu khawatir.

Juara bertahan Premier League itu memang mengalami musim yang kurang bagus pada 2020/2021. Selepas pesta gol 7-0 atas Crystal Palace, The Reds tak pernah dalam lima laga terakhir di Premier League dengan catatan 3 imbang dan 2 kalah.

Catatan itu diperparah setelah mereka dikalahkan Manchester United 2-3 dalam laga putaran keempat Piala FA, di Old Trafford, Senin 25 Januari 2021, dini hari WIB.

Selepas hasil memilukan itu, Klopp mengatakan bahwa dirinya masih memiliki kepercayaan terhadap anak asuhnya. Meskipun, manajer asal Jerman itu tetap menerima kritik yang dihadapi skuad besutannya.

"Tida ada keraguan tentang kepercayaan saya (terhadap tim). Akan tetapi, kepercayaan itu bukan berarti kami tidak menerima kritik dari pihak kami sendiri, dan bukan berarti saya berkata, 'Kamu melakukan segalanya dengan benar dalam beberapa tahun terakhir, jadi sekarang saya tidak peduli jika kamu kamu membuat beberapa kesalahan'," kata Klopp, seperti dikutip situs resmi klub.

"Kami 100 persen menyadari situasi ini. Namun, Anda tidak perlu mengkhawatirkan kami karena kami adalah sebuah grup yang benar-benar selalu bersama," ujarnya.

Lebih lanjut, Klopp menegaskan bahwa kebersamaan merupakan salah satu kunci untuk menyelesaikan masalah. Makanya, dia berharap, seluruh pihak yang ada di dalam tim bisa kompak dalam melewati yang masalah yang tengah Liverpool hadapi saat ini.

"Kami tahu itu, jika saya punya masalah, berarti kami punya masalah. Jika salah satu pemain memiliki masalah, kami harus bersama-sama menghadapi masalah itu. Jadi, itu semua adalah masalah kami saat ini, dan kami harus memilahnya bersama-sama," ucapnya.

"Tida ada yang memikirkan hal-hal baik yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada. Kami berada pada saat ini dan mencoba memenangkan pertandingan sepakbola lagi. Itu saja," tutur eks pelatih Borussia Dortmund tersebut.